Menelaah dan mengulas berbagai isu pembangunan terkhusus pengelolaan pendapatan dan belanja daerah Kota Kupang, isu pelayanan publik dan isu manajemen ASN Pemkot Kupang, turut hadir sekaligus sebagai pemateri Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTT, Kepala Ombudsman Perwakilan NTT, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) UPSCPKP ASN Kupang yang juga mengevaluasi kinerja birokrasi Kota Kupang seturut kewenangan masing-masing instansi.

Hadir pula 10 (sepuluh) pakar dari berbagai disiplin ilmu sebagai penanggap yakni : Dr. David B.W. Pandie, MS (Pakar Reformasi Birokrasi Undana), Dr. Laurensius Petrus Sayrani, MPA (Pakar Politik Pemerintahan Undana), Dr. Drs. Melkisedek N.B.C.Neolaka, M.Si (Pakar Manajemen Sumber Daya Manusia/ Undana), Dr. Yohanes G. Tuba Helan, SH., MH (Pakar Hukum Administrasi Negara/Undana), Dr. I Putu Yoga Bumi Pradana, M.Si (Pakar Inovasi Pemerintahan/Undana), Dr. Ajis Salim Adang Djaha, M.Si (Pakar Kebijakan Publik/Undana). Dr. Ridolof Wenand Batilmurik, S.E., M.M. (Pakar Manajemen SDM dan Patologi Birokrasi/Politeknik Negeri Kupang, Dr. Robert Mesakh Noach, SE., M.Si (Pakar Perilaku Organisasi / Politeknik Negeri Kupang), Dr. Ahmad Atang, M.Si (Pakar Sosial Politik/Universitas Muhamadyah Kupang) dan Dr. Rufus Patty Wutun, S.Psi., M.Si (Pakar Psikologi) yang mengupas tentang work life balance ASN agar sehat secara mental, jasmani dan rohani sehingga tidak melakukan penyimpangan administrasi dalam pekerjaan serta pakar maladministrasi kebijakan pembangunan dari Pemerintah Kota Kupang yaitu Dr. Malisye Christin Sjioen, S.STP., M.Si yang sekaligus mengkoordinasi penyelenggaraan simposium ini. Dan sebagai moderator Jeksi Siokain, S.ST., M.A.P (Direktur Injeksi Creative Center Kupang) dan Haris A. Ch. Oematan, S.T. (Direktur CIS Timor).

Acara ini dihadiri pula oleh para pemangku kepentingan dari berbagai sektor, termasuk perwakilan Pemerintah Provinsi NTT yakni Kepala Biro Pemerintahan dan Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi NTT, Para Pimpinan Perangkat Daerah dan Perusahaan Daerah Lingkup Kota Kupang yang juga membahas sekaligus berkomitmen melakukan transformasi/reformasi birokrasi dan manajemen ASN. bersama-sama membahas berbagai isu terkait peningkatan kualitas pelayanan publik, efisiensi birokrasi, dan pembangunan yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat. Dalam sesi dialog interaktif, para peserta aktif menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi ASN dalam implementasi reformasi birokrasi di Kota Kupang.