Pada paparannya, Penjabat Wali Kota Kupang menegaskan reformasi birokrasi merupakan kunci penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan daya saing Kota Kupang. Birokrasi yang bersih dan efektif akan mendorong terciptanya iklim investasi yang baik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan publik yang prima.

Mewakili tuan rumah Bank NTT sebagai pembicara utama (keynote speaker) yaitu Direktur Dana dan Treasury sekaligus sebagai Plt. Direktur Kredit, Hilarius Minggu yang mengedukasi tentang kolaborasi pemerintah Kota Kupang, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan dan Bank NTT dalam implementasi inklusi keuangan mendukung reformasi birokrasi manajemen ASN Pemerintah Kota Kupang sehingga ASN melek inklusi keuangan, maka mereka dapat mengatur take home pay untuk kesejahteraan mereka tanpa berpikir melakukan berbagai penyimpangan pengelolaan keuangan.

Menelaah dan mengulas berbagai isu pembangunan terkhusus pengelolaan pendapatan dan belanja daerah Kota Kupang, isu pelayanan publik dan isu manajemen ASN Pemkot Kupang, turut hadir sekaligus sebagai pemateri Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTT, Kepala Ombudsman Perwakilan NTT, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) UPSCPKP ASN Kupang yang juga mengevaluasi kinerja birokrasi Kota Kupang seturut kewenangan masing-masing instansi.