Di antaranya Bandung sebagai Kota Desain Dunia atau City of Design, Jakarta sebagai Kota Sastra yang masuk dalam Jejaring Kota Kreatif UNESCO (UNESCO Creative Cities Network).

Selain Jakarta, Pekalongan diungkapkannya masuk dalam UNESCO Creative Cities Network dalam kategori kerajinan dan kesenian rakyat (Craft and Folk Arts).

Kemudian, Ambon yang dikenal sebagai Kota Musik Dunia dan Solo sebagai Kota Seni Pertunjukan dan Budaya.

“Kota-kota ini ke depannya memiliki tantangan bermacam dan beragam, itu harus mampu menampilkan kreatifitas dari masyarakatnya, beserta seluruh pemangku kepentingan. Jadi itu yang menyiapkan kota kini untuk menjadi kota-kota kreatif,” ungkap Sandiaga Uno.

Tak hanya kreatif, sebuah smart city katanya harus bisa menjaga kesehatan jiwa dari warganya.

Caranya dengan membangun sejumlah destinasi wisata di perkotaan.

Sehingga kesehatan jiwa yang menjadi isu utama bagi masyarakat di perkotaan dapat teratasi.

“Bahwa isu (utama) di setiap kota itu adalah mental health, kesehatan jiwa. Pariwisata itu menjadi obat dari masyarakat yang sekarang-karena teknologi digitalisasi semakin tertekan kesehatan jiwanya, kota-kota ini bisa membangun destinasi-destinasi di dalam perkotaannya,” ungkap Sandiaga Uno.