Ke depan, tidak tertutup kemungkinan Bank NTT dan SBI akan menjalankan kerja sama di bidang Bank Devisa yang akan memberikan keuntungan bagi kedua institusi dalam bidang bisnis.

“Terima kasih atas kunjungan kehormatan yang sangat memotivasi kami, memberikan energi positif dan rasa percaya diri yang makin meningkat. Serta memberikan ruang untuk kita dapat bertumbuh bersama-sama,” pungkasnya.

Direktur IT SBI Sanjay Kumar Sing mengatakan, tujuan mereka datang ke Bank NTT adalah untuk melakukan perubahan pada core banking yang dimiliki oleh SBI.

Ia menyebut, SBI juga menggunakan core banking yang disiapkan oleh FDS, di mana core banking yang sama tersebut, saat ini juga digunakan oleh Bank NTT.

“Dalam pandangan kami, Dirut Bank NTT telah melakukan hal-hal yang luar biasa. Bank NTT dalam pandangan kami, memiliki infrastruktur yang sama dengan India. Kami juga punya daerah-daerah terpencil, dan kami juga sangat kagum dengan terobosan-terobosan Dirut yang melakukan pelayanan ke daerah-daerah terpencil. Itu menjadi hal penting bagi Bank India sehingga datang ke sini,” ujar Sanjaya.

Dikatakan Sanjay, pihaknya juga telah mempelajari profil Bank NTT, di mana saat ini Bank NTT dalam keadaan sehat dengan NPL yang cukup baik dan perkembangan yang bagus, termasuk implementasi smart branch.

“Kami tertarik dengan sistem smart teller otomatis di Bank NTT, dan itu akan kami impelementasikan pada Bank kami yang ada di Jakarta,” tandasnya.

Sanjay menambahkan, selanjutnya ke depan, pihaknya akan membangun kolaborasi antara Bank India dan Bank NTT.

“Kami berterima kasih kepada Dirut dan semua tim Bank NTT. Kami berharap kerja sama selanjutnya akan ada,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Kasubdiv Humas Bank NTT Inggrid Manongga juga menjelaskan kondisi terkini Bank NTT.

Ia menyebut, Bank NTT sudah berkembang sangat pesat, baik dari sisi jumlah kantor sampai pada penerapan Smart Branch oleh Bank NTT pada sejumlah kantor cabang dan kantor fungsional. (*)