Kupang, KN – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur merayakan Natal bersama dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Forkompinda lingkup Pemprov NTT, Jumat 29 Desember 2023 siang.
Perayaan Natal yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Oepoi Kupang ini sekaligus merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi NTT ke-65 yang jatuh pada tanggal 20 Desember 2023 lalu.
Momen spesial ini diawali dengan misa syukur yang dipimpin Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Agung Kupang, RD Gerardus Duka, dan Ketua Sinode GMIT, Pdt. Dr. Meri Kolimon.
Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G.L Kalake, mengatakan, perayaan Natal tahun ini dirangkai dengan Hari Ulang Tahun NTT, sekaligus menyongsong tahun baru 2024.
“Atas nama keluarga dan Pemprov NTT, saya ucapkan selamat hari raya Natal untuk umat Kristen di Nusa Tenggara Timur,” ujar Ayodhia Kalake.
Di momentum hari raya Natal, Ayodhia mengajak seluruh masyarakat untuk memperkokoh kebhinekaan menuju NTT maju dan sejahtera.
Menurut dia, kerukunan dan toleransi telah hidup di sanubari rakyat, dan menjadi modal penting yang perlu dijaga untuk memajukan NTT.
“Jadi Natal ini merupakan simbol hubungan antara Tuhan dan manusia. Kita juga akan tinggalkan tahun 2023 dan menyambut tahun 2024, sehingga mari kita jaga persaudaraan,” tandasnya.
Sekretaris Daerah NTT, Kosmas D. Lana, menyebut Natal merupakan hari raya yang menurut orang kirten adalah hari penuh rahmat.
“Karena Natal ini hari dimana Yesus Kristus lahir ke dunia untuk menebus dosa umat manusia,” ungkap Kosmas Lana dalam sambutannya.
Dia menjelaskan, perayaan Natal nasional sungguh luar biasa, dan saat ini Natal di NTT sebagai wujud toleransi di bumi Flobamorata.
“Sebab, semua umat beragama yang ada di Kota Kupang datang untuk sama-sama kita rayakan Natal di tempat ini,” tandasnya.
Untuk diketahui, tema Natal yang diusung tahun ini adalah “Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi Flobamorata”. (*/kn)