“Sejak awal kami sudah komitmen untuk terus mengawal Desa Binaan Bank NTT di lapangan, sampai festival itu digelar,” ujar Adrianus kepada wartawan belum lama ini.
Menurut Adrianus, saat ini pihaknya di Bank NTT Cabang Atambua sedang melakukan proses penghitungan terhadap kebutuhan masyarakat, penentuan kelompok yang akan terlibat, serta skema yang akan dibangun di desa, dengan karakter yang berbeda.
“Festival ini memiliki kontribusi yang cukup nyata bagi ekonomi masyarakat dari segi pembiayaan, peningkatan produk, serta peningkatan objek wisata yang ada di Kabupaten Belu,” ungkap Adrianus.
Ia menjelaskan, akhir bulan Mei nanti, Bupati Kabupaten Belu, dr. Agustinus Taolin, akan mengevaluasi langsung, terkait proses pengawasan terhadap sejumlah desa yang menjadi binaan Bank NTT.
“Jadi kita akan mengevaluasi kembali semua proses yang terjadi di lapangan. Dan diharapkan desa-desa yang sudah kita intervensi dari bulan April-Mei itu sudah ada perubahan,” ungkapnya.
Adrianus menambahkan, dalam Festival Desa Binaan Bank NTT, semua pihak dilibatkan untuk turut mengambil bagian dalam event tersebut.







Tinggalkan Balasan