Bajawa, KN – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus memastikan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja lokal yang saat ini mencapai sekitar 77 persen pada tahap pembangunan infrastruktur pendukung.
Selain mendukung penyediaan energi baru terbarukan, pengembangan PLTP Mataloko turut membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar sesuai kompetensi dan keahlian yang dimiliki. Tenaga kerja lokal terlibat dalam berbagai bidang pekerjaan, mulai dari konstruksi, pengawasan, administrasi hingga pekerjaan pendukung lainnya.
Salah seorang tenaga kerja lokal, Anjelina Tay, mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan untuk bekerja dalam pengembangan PLTP Mataloko. Baginya, keberadaan proyek tersebut tidak hanya memberikan kesempatan memperoleh penghasilan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat lokal untuk terlibat langsung dalam pembangunan di daerahnya.
“Saya bersyukur mendapat kesempatan bekerja di proyek ini. Selain membantu memenuhi kebutuhan keluarga, saya juga bangga karena bisa ikut terlibat membangun daerah sendiri.
Saya berharap proyek ini terus berjalan sehingga semakin banyak masyarakat lokal memperoleh kesempatan yang sama,” ujar Anjelina.
Hal senada disampaikan Alvin Menge, tenaga kerja lokal yang bertugas sebagai supervisor pengawasan pembangunan infrastruktur PLTP Mataloko. Menurutnya, kesempatan tersebut membuat dirinya dapat mengaplikasikan kompetensi yang dimiliki tanpa harus meninggalkan daerah asal.
“Saya merasa ilmu yang saya miliki bisa dimanfaatkan di kampung halaman sendiri. Harapan saya, semakin banyak anak muda Ngada yang dapat bekerja sesuai kompetensinya tanpa harus merantau keluar daerah,” kata Alvin.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), RDW. Manurung, mengatakan keterlibatan masyarakat lokal menjadi bagian penting dalam pengembangan PLTP Mataloko. Menurutnya, keberhasilan pembangunan proyek ketenagalistrikan juga harus diikuti dengan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitar wilayah proyek.









Tinggalkan Balasan