Melki Laka Lena Pamit, Alain Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Partai Golkar NTT

Sambutan Ketua DPD I Partai Golkar NTT sekaligus Waketum DPP Partai Golkar, Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam Musda XI DPD Partai Gokar NTT, Minggu (7/12/2025)

Kupang, KN – Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Indonesia Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, resmi berpamitan dari kepemimpinannya di Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepastian itu disampaikan Melki dalam Musda XI DPD Partai Golkar NTT, Minggu (7/12/2025), di Hotel Harper Kupang.

Melki mengungkapkan, dirinya telah menerima tugas langsung dari Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Sekjen DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji untuk fokus menjalankan peran sebagai Waketum di tingkat pusat.

“Saya mohon izin untuk fokus menjalankan tugas sebagai Waketum di Jakarta. Namun saya tetap fokus mengurus NTT, terutama dalam peran sebagai gubernur,” ujar Melki.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus DPD II Golkar se-NTT yang selama ini memberikan kepercayaan, dan mendukungnya, dalam menjalankan kepemimpinan di daerah.

Melki menjelaskan, dinamika Musda XI Partai Golkar NTT akan berjalan sehat, karena ada ruang kompetisi dan musyawarah yang baik.

Ia menyebut, dirinya telah berdiskusi bersama para pengurus DPD I dan DPD II. Mereka bersepakat mengusulkan Alain Niti Susanto sebagai penerus kepemimpinan Partai Golkar NTT.

“Tapi semua tetap melalui mekanisme organisasi yang baik, agar Golkar ke depan berjalan lebih solid,” tegasnya.

Melki, yang juga menjabat sebagai Gubernur NTT periode 2025–2030 ini menilai, pola kepemimpinan Golkar ke depan harus menyesuaikan dengan kondisi ekonomi, dan kebutuhan politik daerah.

BACA JUGA:  Warga TTS Minta Melki-Johni Selesaikan Masalah Air Bersih, Jalan, dan Stunting

Karena itu, figur berlatar belakang pengusaha seperti Alain dinilai tepat untuk memperkuat sektor ekonomi NTT.

Dalam sambutannya, Melki juga menyoroti persoalan ekonomi NTT, khususnya defisit perdagangan daerah yang mencapai Rp51 triliun.

“Kita menjual keluar daerah sekitar Rp8 triliun, tetapi membeli dari luar mencapai Rp59 triliun. Bahkan pinang yang kita konsumsi, Rp1 triliun itu kita beli dari luar NTT,” jelasnya.

Melki menegaskan, angka defisit tersebut bahkan lebih besar dari total APBD seluruh pemerintah daerah se-NTT yang hanya sekitar Rp33 hingga 34 triliun.

Karena itu, ia menilai perlu adanya sosok pemimpin partai yang mampu menggerakkan kemandirian ekonomi daerah.

“Mudah-mudahan Pak Alain bisa meneruskan pemikiran ini agar kemandirian ekonomi NTT dapat dibangun bersama, sesuai spirit Bung Karno, Pak Soeharto, dan pesan Pak Prabowo untuk menggunakan produk dalam negeri,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Melki menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran DPD I dan DPD II Golkar, para pimpinan partai politik di NTT.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, yang selama ini mendampinginya dalam perjalanan politik di Pilkada NTT 2024. (*)

IKUTI BERITA TERBARU KORANNTT.COM di GOOGLE NEWS