Kupang, KN – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma menggelar Silaturahmi bersama umat muslim di Kota Kupang.

Acara tersebut berlangsung Minggu, (22/9/2024) di Aula Asrama Haji, Kota Kupang, dengan tujuan untuk memperkuat dukungan guna mewujudkan perubahan di NTT.

Calon Gubernur NTT Melki Laka Lena dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para tokoh muslim yang siap bersinergi untuk memenangkan pasangan Melki-Johni dalam Pilkada NTT 2024.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua tokoh muslim yang siap bersama memenangkan paket Melki-Johni untuk NTT,” kata Melki Laka Lena.

Disampaikan Melki Laka Lena, ia bersama Johni Asadoma berkomitmen melanjutkan program-program dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka.

“Saya bersama Pak Johni Asadoma akan memastikan program dari Pak Prabowo dan Mas Gibran bisa kita lakukan yang terbaik di NTT,” ungkap Melki Laka Lena.

Ia menjelaskan bahwa program Makan Bergizi Prabowo-Gibran akan menghabiskan alokasi anggaran sebesar Rp71 triliun, yang akan dibagi untuk setiap daerah di Indonesia, termasuk NTT.

Program ini, sebut Melki, akan mengutamakan pangan lokal, dan masyarakat setempat didorong untuk berpartisipasi dalam rantai bisnis tersebut.

“Kami sepakati bahwa seluruh kebutuhan makan siang gratis harus disiapkan oleh masyarakat setempat. Ini peluang bagus bagi siapa saja yang ingin terlibat dalam usaha ini,” tambah Melki.

Program makan siang gratis ini dinilai sebagai peluang besar bagi UMKM dan sektor kuliner di NTT. Karena itu, ia mengajak masyarakat NTT untuk bersiap memanfaatkan peluang ini, karena program tersebut rencananya mulai dilaksanakan pada bulan Oktober atau November mendatang.

“Dengan anggaran Rp71 triliun, UMKM dan kuliner di NTT akan lebih bernilai. Saya minta masyarakat NTT untuk mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Selain itu, Melki Laka Lena dan Johni Asadoma juga berkomitmen untuk memperkuat program BPJS Kesehatan bagi seluruh masyarakat NTT. Mereka memastikan bahwa setiap warga memiliki akses layanan kesehatan gratis dengan kartu BPJS yang aktif.