KUPANG, KN — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi melepas sebanyak 156 anggota kontingen Provinsi NTT yang akan bertanding dalam ajang Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II Tahun 2026.
Seremonial pelepasan kontingen olahraga bagi atlet bertalenta khusus tersebut berlangsung khidmat dan penuh keharuan di Aula Kantor Gubernur NTT, Kupang, pada Rabu (14/10/2026).
Suasana di dalam aula tempat acara pelepasan terasa begitu hangat, bergelora, dan sarat rasa bangga. Ratusan atlet berbalut jaket dan celana training putih seragam tampak berdiri tegap memenuhi ruangan.
Di barisan depan, bendera pataka daerah diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Melki Laka Lena—yang mengenakan kemeja putih lengan panjang—kepada pimpinan kontingen, disaksikan jajaran pejabat instansi Pemprov NTT dan para pelatih.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan ke tangga megah area luar gedung Kantor Gubernur NTT untuk sesi foto bersama, di mana para atlet membentangkan spanduk bertuliskan pelepasan kontingen menyambut ajang yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 tersebut.
Dalam amanatnya saat memimpin pelepasan, Gubernur Melki Laka Lena menekankan bahwa partisipasi para atlet dalam kejuaraan tingkat nasional merupakan simbol kemenangan tekad dan bentuk nyata dari kesetaraan.
“Tampil saja sudah menang! Bagi saya, kemenangan bukan hanya soal medali, tetapi juga keberanian untuk tampil, semangat untuk berjuang, dan kemauan memberikan kemampuan terbaik. Apa pun hasilnya nanti, adik-adik semua adalah kebanggaan orang tua, keluarga, pelatih, sekolah, dan seluruh masyarakat NTT,” tegas Melki di hadapan seluruh anggota kontingen.
Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran pelatih, pendamping, serta jajaran dari 17 Sekolah Luar Biasa (SLB) di NTT yang telah bekerja keras mempersiapkan para atlet.
Melki juga menyampaikan rasa bangganya terhadap Agustina Tefamnasi, atlet bertalenta khusus asal NTT yang dipercaya membawa obor pada upacara pembukaan Pesonas II 2026 setelah sebelumnya menorehkan prestasi sebagai finalis lari 100 meter pada Special Olympics World Summer Games 2023 di Berlin.
Gubernur menginstruksikan para pelatih dan ofisial untuk memastikan kondisi fisik, keamanan, serta kebahagiaan para atlet tetap terjaga selama berlaga di tujuh cabang olahraga yang diikuti, yaitu sepak bola, tenis meja, renang, bocce, senam ritmik, bulu tangkis, dan atletik. (agn)







Tinggalkan Balasan