LABUAN BAJO, KN — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena secara konsisten memperjuangkan percepatan infrastruktur konektivitas dan ketahanan ekonomi kawasan perbatasan serta pesisir.
Langkah ini ditegaskan saat Gubernur Melki mengikuti tatap muka rapat reses Komisi V DPR RI di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat, Jumat (9/10/2026).
Atmosfer pertemuan yang mempertemukan pimpinan daerah se-daratan Flores dan legislator Senayan tersebut berjalan hangat dan penuh semangat kolaborasi.
Para anggota dewan pusat yang sebagian besar mengenakan pakaian putih berbalut selendang tenun daerah duduk sejajar bersama jajaran direktur kementerian teknis.
Di meja rapat yang dipenuhi berkas usulan dan perangkat mikrofona, para bupati dan penjabat bupati se-Flores secara bergantian memaparkan kondisi kebutuhan riil masyarakat di wilayah masing-masing pascabencana.
Gubernur NTT, Melki Laka Lena, membeberkan sejumlah program prioritas yang diusulkan kepada DPR RI dan pemerintah pusat.
Salah satu proyek strategis skala besar yang dikawal ketat adalah pembangunan Jalan Lintas Utara Flores yang membutuhkan anggaran sekitar Rp2,5 triliun guna memperkuat mitigasi bencana sekaligus memperlancar rantai pasok ekonomi antarwilayah.
“Saya mengapresiasi perhatian Ketua dan seluruh anggota Komisi V DPR RI terhadap kebutuhan masyarakat NTT. Pertemuan ini menjadi momentum memperjuangkan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascagepma Flores serta pembangunan infrastruktur dan konektivitas NTT,” ungkap Melki.
Selain infrastruktur jalan, Pemprov NTT juga mendorong optimalisasi bendungan dan jaringan irigasi pertanian, pembenahan Pelabuhan Reo, pengembangan Bandara Labuan Bajo, perbaikan pelabuhan perikanan bagi nelayan, hingga peningkatan keselamatan penerbangan di Bandara Internasional Komodo.
Langkah-langkah ini sekaligus dipersiapkan untuk menunjang kesiapan daerah menyambut agenda Pekan Olahraga Nasional (PON).
Melki menyampaikan terima kasih atas kepedulian legislator pusat yang turun langsung menyerap aspirasi di lapangan, seraya memastikan Pemprov NTT siap memfasilitasi kelancaran koordinasi teknis agar seluruh usulan anggaran strategis tersebut dapat terealisasi secara maksimal. (agn)







Tinggalkan Balasan