“Karena saya percaya, masa depan NTT tidak cukup dibangun dari nilai rapor. Ia harus ditanam, dirawat, dan diwujudkan menjadi karya,” ujar Gubernur NTT.

Selain meresmikan program OSOP dan meninjau kebun sekolah, Gubernur memberikan pesan motivasi agar seluruh civitas akademika tidak mudah menyerah saat menghadapi tantangan hidup.

“Jangan pernah menyerah pada keadaan. Justru ketika situasi sulit, di situlah karakter kita diuji,” tuturnya.

Menutup sambutannya pada momentum peringatan usia ke-53 tahun sekolah tersebut, Melki menantang SMAN 3 Kupang untuk terus meningkatkan kualitas dan menjadi garda terdepan pendidikan di NTT melalui kerja sama seluruh ekosistem sekolah.

“Usia 53 tahun SMAN 3 Kupang harus menjadi awal lompatan baru. Saya tantang: jadilah salah satu sekolah terbaik, bahkan nomor satu di NTT. Kepala sekolah, guru, siswa, alumni, komite, pemerintah, dan semua ekosistem harus bergerak bersama,” pungkasnya. (agn)