KUPANG, KN — Suasana semarak dan kaya warna menyelimuti kawasan Kelurahan Oesapa Selatan, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, pada Selasa (1/9).

 Alunan musik adat, riuh tepuk tangan warga, hingga parade busana tradisional dari berbagai etnis menghidupkan panggung Festival Budaya Multi Etnis yang mengusung tema “Harmoni dalam Perbedaan” dan subtema “Seloka dan Indahnya Toleransi Masyarakat Oesapa Selatan”

Tampak jajaran pejabat pemerintah Kota Kupang dalam balutan seragam dinas harian cokelat berdiri sejajar dengan para tokoh adat yang mengenakan kain tenun ikatan khas NTT lengkap dengan destar di kepala.

Acara yang dirangkaikan dengan karnaval budaya, pentas seni tradisi, hingga pameran produk UMKM ini diinisiasi lewat pendanaan kolaboratif antara kelurahan dan donasi sukarela warga Kota Kupang. 

Ketua Panitia Pelaksana, Edison Bole, membuka perhelatan tersebut dengan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang mempererat rasa kekeluargaan ini.

Biarlah hari-hari yang disepakati ini menjadi hari-hari yang diberkati bagi kami semua yang mengambil bagian di dalamnya. Inilah segala ungkapan syukur kami. Mari Tuhan memberkati kami di tempat ini,”ungkap Edison Bole saat membuka acara.

Ia menambahkan bahwa festival ini diselenggarakan untuk menjaga warisan leluhur, menanamkan rasa bangga terhadap kebudayaan daerah, serta memupuk semangat persatuan di tengah keberagaman warga setempat.

Mewakili Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo yang tengah bersiap mengikuti pendidikan di Lemhanas, Asisten I Setda Kota Kupang, Hengky Malelak, hadir membacakan pesan tertulis wali kota. 

Dalam pesan tersebut, Wali Kota menekankan pentingnya peran anak muda dalam merawat akar budaya di era modern agar tidak tergerus zaman.

“Ketika anak-anak muda belajar menari, mengenakan pakaian adat, mengenalkan makanan tradisional dan memahami cerita di balik budayanya, sesungguhnya mereka sedang belajar mengenai jati diri. Dan orang yang mengenal akar budayanya akan lebih percaya diri menghadapi dunia yang terus berubah,” ujar Hengky Malelak membacakan amanat Wali Kota Kupang.

Perhelatan ini turut dihadiri perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Koperasi, Dinas Pariwisata Kota Kupang, Camat Kelapa Lima, Lurah Oesapa Selatan, Ketua LPM, serta jajaran RT/RW setempat yang berbaur bersama para pelaku seni dan warga sekitar. (agn)