Pihak penyelenggara secara berkala mengimbau warga agar tidak meninggalkan puntung rokok, plastik kemasan, maupun sisa makanan di area rumput atau tempat duduk taman.

“Ayo ajak keluarga dan komunitasmu merayakan satu tahun kebersamaan ini, tetapi jangan lupa untuk selalu membudayakan membuang sampah pada tempatnya. Kesadaran kolektif ini sangat penting agar lingkungan SABOAK tetap nyaman, bersih, higienis, dan senantiasa menyenangkan bagi siapa saja yang datang berkunjung,” ujar panitia melalui pengeras suara di panggung utama.

Selain tempat sampah yang sudah disiapkan di beberapa titik taman, pelaku UMKM lokal yang membuka lapak dagangan juga menyediakan kantong sampah mandiri di area stan masing-masing. 

Hal ini membuat para pengunjung, terutama orang tua yang membawa anak-anak mereka ke area playground, dapat dengan mudah membuang limbah konsumsi mereka tanpa harus berjalan jauh.

Melalui sinergi yang apik antara hiburan musik, pemberdayaan ekonomi kreatif, dan kampanye pembentukan karakter sadar kebersihan ini, perayaan ulang tahun pertama SABOAK diharapkan mampu melahirkan standar baru dalam penyelenggaraan festival publik di NTT.