Selain itu, kolaborasi malam ini sangat luar biasa karena tidak hanya merayakan budaya, tetapi kegiatan ini juga mengedukasi warga agar lebih cerdas dan bijak dalam menggunakan serta merawat mata uang Rupiah.
Kolaborasi Edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah
Selain menyuguhkan pentas seni, acara ini juga dimeriahkan oleh program sosialisasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah yang dihadirkan oleh Duta Rupiah Flobamorata bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan NTT.
Melalui interaksi langsung di atas panggung, tim edukasi memberikan pemahaman mendalam kepada warga mengenai kedaulatan mata uang nasional:
- Rupiah sebagai Simbol Kedaulatan: Menegaskan bahwa Rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
- 3 Jurus Jitu (3D): Mengajak masyarakat untuk selalu mengenali keaslian uang melalui metode Dilihat, Diraba, dan Diterawang.
- Mengenal Blind Code: Petugas juga mengedukasi warga, termasuk para tokoh adat, mengenai unsur pengaman berupa kode tuna netra (blind code) guna membantu aksesibilitas rekan difabel dalam mengenali pecahan uang.
- Merawat Rupiah dengan 5J: Warga diimbau untuk menjaga fisik uang kertas dengan formula 5J, yaitu Jangan Dilipat, Jangan Diremas, Jangan Distapler, Jangan Dicoret, dan Jangan Dibasahi.
Kemeriahan malam budaya ini semakin memuncak dengan diadakannya kuis berhadiah yang disambut antusias oleh masyarakat dari berbagai kalangan usia. Sejumlah warga yang berhasil menjawab pertanyaan seputar budaya setempat dan literasi Rupiah pulang dengan membawa bingkisan menarik dari panitia.
Melalui sinergi antara pelestarian budaya lokal dan edukasi finansial ini, Pemerintah Kota Kupang berharap masyarakat Kelurahan Maulafa dapat tumbuh menjadi masyarakat yang maju secara ekonomi tanpa kehilangan identitas budayanya. (agn)





Tinggalkan Balasan