“Tujuan utama dari penutupan Bulan Budaya saat ini adalah untuk melestarikan budaya asli kita sekaligus memperkenalkannya secara mendalam kepada generasi muda jemaat agar tidak kehilangan jati diri mereka,” tegas Martin.
Atas kelancaran dan kesuksesan acara tersebut, Martin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Kupang. Secara khusus, ia berterima kasih kepada Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, yang telah memberikan dukungan penuh sejak masa audiensi hingga berkenan hadir langsung menyaksikan malam pagelaran kesenian ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Camat Oebobo serta Plh. Lurah Oebufu yang turut hadir mendampingi jemaat.
Kemeriahan malam budaya ini pun memantik rasa bangga dari warga jemaat yang memadati halaman gereja. Aditya, salah seorang jemaat yang hadir, mengungkapkan kekagumannya atas inisiatif berkala ini.
“Saya sangat bangga melihat anak-anak muda begitu luwes membawakan tarian daerah dan mencintai pakaian adatnya sendiri. Kegiatan seperti ini harus terus didukung penuh karena menjadi kekuatan budaya bagi generasi penerus di Kota Kupang,” tutur Aditya di sela-sela acara. (agn)





Tinggalkan Balasan