KUPANG, KN – Semangat religiusitas menyelimuti Masjid Nurul Hidayah Kelapa Lima saat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, SH, secara resmi membuka gelaran Akademi Qur’an V Tahun 2026, Sabtu (9/5). Kegiatan yang diinisiasi oleh DPD Hidayatullah Kota Kupang ini menjadi momentum penting dalam penguatan karakter dan spiritualitas generasi muda di ibu kota Provinsi NTT tersebut.

Dalam sambutannya, Jeffry menegaskan bahwa agenda ini jauh lebih bermakna daripada sekadar seremoni keagamaan tahunan. Menurutnya, kegiatan ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa.

“Sesungguhnya hari ini kita tidak hanya menghadiri sebuah kegiatan seremonial semata, tetapi kita sedang menyaksikan tumbuhnya harapan bagi bangsa ini, terutama bagi generasi muda di Kota Kupang,” ujar Jeffry di hadapan ratusan peserta.

Mengusung tema “Menguatkan Cinta Al-Qur’an, Membangun Generasi Berakhlak Mulia”, Sekda menyoroti tantangan berat yang dihadapi remaja saat ini. Di tengah derasnya arus informasi digital, ia menilai banyak anak muda yang kehilangan pegangan nilai dan keteladanan.

“Kita hidup di era yang begitu cepat kemajuannya secara teknologi, tetapi sering kali miskin keteladanan. Karena itu, pendidikan akhlak dan spiritual menjadi sangat penting,” tegasnya. Ia mengaku bangga melihat dominasi kaum muda dalam acara tersebut, yang ia sebut sebagai marwah dari keberlangsungan iman di Kota Kupang.

Pembangunan Manusia sebagai Prioritas

Pemerintah Kota Kupang menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif keagamaan semacam ini. Jeffry menekankan bahwa visi pembangunan kota tidak boleh hanya terpaku pada infrastruktur fisik, tetapi harus seimbang dengan pembangunan manusia.

“Ketika umat beragama membina generasi mudanya dengan nilai-nilai kebaikan, sesungguhnya kita semua sedang ikut membangun Kota Kupang,” tambahnya.

Ketua DPD Hidayatullah Kota Kupang, Al Hapsi Gadri, menjelaskan bahwa Akademi Qur’an bertujuan membentuk “Generasi Qur’ani”. Fokusnya tidak hanya pada kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga penanaman tanggung jawab sosial dan menjaga harmoni di Kota Kupang sebagai kota toleransi.

“Anak-anak yang hadir hari ini adalah aset Kota Kupang. Ini adalah ikhtiar kami menciptakan generasi emas Indonesia,” kata Al Hapsi.

Senada dengan hal tersebut, Ketua MUI Kota Kupang, H. Muhammad MS, turut mengapresiasi sinergi antara ormas keagamaan dan pemerintah. Ia mencatat bahwa Hidayatullah telah berkontribusi di NTT sejak tahun 1992 dan terus berperan aktif dalam menciptakan masyarakat yang religius dan damai.

Turut Hadir dalam Acara ini adalah anggota DPRD Kota Kupang, Amirudin La Oda, Camat Kelapa Lima dan Plt. Lurah Kelapa Lima, Tokoh Agama, Imam Masjid, dan Pimpinan Lembaga Pendidikan, serta Ratusan peserta lomba, guru, dan orang tua.

Penyelenggaraan Akademi Qur’an V ini diharapkan menjadi benteng moral bagi remaja Kupang agar tetap memiliki integritas di tengah dinamika zaman yang semakin kompleks. (*)