“Kota Kupang sebagai ibu kota provinsi harus menjadi motor penggerak pembangunan dan pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu memberikan dampak positif bagi daerah sekitar,” tegas dr. Christian.
Wali Kota menggarisbawahi beberapa poin sinergi konkret yang akan dipercepat oleh Pemkot Kupang, antara lain terkait pengendalian stunting dan kesehatan, pemberdayaan UMKM dan digitalisasi pelayanan.
Gubernur NTT, Melki Laka Lena, dalam pembukaannya meminta seluruh kepala daerah, termasuk Wali Kota Kupang, untuk fokus pada program yang nyata dan terukur.
Merespons hal tersebut, dr. Christian menyatakan bahwa Pemkot Kupang tidak hanya bicara soal gedung, tetapi juga soal kualitas manusia. “Kami terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan sebagai investasi jangka panjang. Harmoni pembangunan antara pusat, provinsi, dan kota adalah kunci percepatan,” tambahnya.
Forum Kolaborasi Lintas Sektor
Musrenbang ini menjadi sangat strategis karena dihadiri oleh pemangku kepentingan tingkat tinggi, mulai dari Anggota DPD RI Abraham Paul Liyanto, jajaran pimpinan DPRD NTT, hingga unsur Forkopimda dan Direktur Utama Bank NTT.







Tinggalkan Balasan