Kupang, KN – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan posisi strategis Kota Kupang sebagai pusat pertumbuhan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2026. Forum yang berlangsung di Hotel Aston Kupang, Kamis (7/5), ini menjadi ajang penyelarasan visi pembangunan tahun 2027 yang berfokus pada penguatan sumber daya manusia dan produktivitas ekonomi.

Kehadiran dr. Christian Widodo dalam forum ini sebagai langkah diplomasi pembangunan untuk memastikan agenda ibu kota selaras dengan prioritas Pemerintah Provinsi NTT di bawah kepemimpinan Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena.

Menanggapi tema besar “Peningkatan Layanan Dasar, SDM, dan Produktivitas Perekonomian”, dr. Christian Widodo menyatakan kesiapan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang untuk menjadi wajah terdepan transformasi NTT. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan provinsi juga berhubungan dengan performa Kota Kupang sebagai episentrum aktivitas.

“Kota Kupang sebagai ibu kota provinsi harus menjadi motor penggerak pembangunan dan pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu memberikan dampak positif bagi daerah sekitar,” tegas dr. Christian.

Wali Kota menggarisbawahi beberapa poin sinergi konkret yang akan dipercepat oleh Pemkot Kupang, antara lain terkait pengendalian stunting dan kesehatan, pemberdayaan UMKM dan digitalisasi pelayanan.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, dalam pembukaannya meminta seluruh kepala daerah, termasuk Wali Kota Kupang, untuk fokus pada program yang nyata dan terukur.

Merespons hal tersebut, dr. Christian menyatakan bahwa Pemkot Kupang tidak hanya bicara soal gedung, tetapi juga soal kualitas manusia. “Kami terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan sebagai investasi jangka panjang. Harmoni pembangunan antara pusat, provinsi, dan kota adalah kunci percepatan,” tambahnya.

Forum Kolaborasi Lintas Sektor

Musrenbang ini menjadi sangat strategis karena dihadiri oleh pemangku kepentingan tingkat tinggi, mulai dari Anggota DPD RI Abraham Paul Liyanto, jajaran pimpinan DPRD NTT, hingga unsur Forkopimda dan Direktur Utama Bank NTT.

Kehadiran Wali Kota yang didampingi jajaran teknis dalam sesi desk pembahasan lintas sektor menunjukkan keseriusan Pemkot Kupang dalam mengawal usulan-usulan pembangunan agar terakomodasi dalam penganggaran provinsi maupun pusat.

Menutup keterangannya, Wali Kota kembali mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah tetangga untuk melihat pembangunan sebagai satu kesatuan ekosistem. Ia percaya bahwa pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Kota Kupang akan secara otomatis mengangkat kesejahteraan wilayah di sekitarnya.

Partisipasi aktif Wali Kota dalam Musrenbang ini menunjukkan pergeseran paradigma kepemimpinan dr. Christian Widodo yang lebih mengedepankan kolaborasi vertikal. Dengan memastikan Kota Kupang seirama dengan Provinsi, sinergi untuk proyek-proyek strategis di ibu kota diprediksi akan semakin terbuka lebar di tahun 2027. (*)