SMKN 3 Mataram juga telah merakit sejumlah produk kendaraan listrik serta mengonversi 34 unit sepeda motor BBM menjadi sepeda motor listrik yang dinyatakan resmi sebagai sepeda motor listrik sesuai plat nomor, STNK, dan BPKB. Hal ini, kata Sulman Haris, menjadi bukti bahwa sumber daya SMKN 3 Mataram mampu menerapkan teknologi konversi.
Keberlanjutan program serta antusiasme peserta menyongsong EV terus berlangsung hingga kini. Pada Senin, 14 Oktober 2024, PT PLN (Persero) UIP Nusra bersama SMKN 3 Mataram kembali menggelar pelatihan konversi yang akan berlangsung hingga empat hari ke depan.
Pelatihan yang diikuti 60 peserta yang terdiri dari siswa SMKN 3 Mataram,
siswa sekolah imbas, alumni, dan guru di sekolah imbas ini membahas terkait regulasi kendaraan listrik, penjelasan komponen kendaraan listrik, proses konversi, hingga praktik uji dan dynotest untuk mengukur performa yang telah dikonversi.
“Kegiatan ini didukung penuh oleh PLN UIP Nusra, yang turut berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang otomotif khususnya kendaraan listrik”, kata Sulman.
Kolaborasi PT PLN (Persero) UIP Nusra dengan SMKN 3 Mataram dalam melakukan konversi molis merupakan wujud komitmen PLN dalam mengurangi emisi gas rumah kaca sekaligus mendukung upaya Pemerintah Provinsi NTB menyambut green tourism.
Melalui pencapaian-pencapaian tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Hassanudin, mengapresiasi kontribusi nyata PLN dengan SMKN 3 Mataram dalam mendukung program konversi kendaraan listrik di NTB.
“Hasil konversi ini menjawab kebutuhan Pemprov NTB terhadap penyediaan kendaraan yang tidak menimbulkan bising, tidak menimbulkan polusi, dan ramah lingkungan,” kata Pj Gubernur NTB, Hassanudin.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral NTB, Sahdan, menegaskan bahwa konversi molis merupakan bagian dari program jangka panjang yang tidak hanya fokus pada pengurangan emisi, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat NTB.
“Program konversi sepeda motor BBM ke listrik ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif secara ekonomi,” ucap Sahdan. (Humas PLN)




Tinggalkan Balasan