KUPANG, KN — Menghadapi turnamen bergengsi El Tari Memorial Cup (ETMC), Pemerintah Kota Kupang mendorong Asosiasi Kota (ASKOT) PSSI Kota Kupang untuk memperkuat tata kelola manajemen tim melalui kolaborasi lintas sektor.
Pemerintah menekankan pentingnya keterlibatan dunia usaha dan para pencinta sepak bola lokal guna membentuk skuad yang tangguh dan profesional.
Pesan strategis ini disampaikan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam agenda audiensi bersama jajaran pimpinan ASKOT PSSI Kota Kupang di Rumah Jabatan Wali Kota, Senin (6/10/2026).
Suasana diskusi yang berlangsung di area ruang tamu utama tersebut penuh keterbukaan dan semangat kebersamaan.
Diiringi denting jam dinding kayu klasik di latar belakang ruangan, para pejabat daerah dan pengurus asosiasi terlibat perbincangan hangat mengenai masa depan sepak bola daerah.
Suguhan kemasan minuman botol dan kotak camilan tersaji rapi di atas meja kaca tempat mereka berdiskusi.
Seluruh pihak yang hadir—baik dari unsur pemerintah berpakaian dinas maupun pengurus PSSI dengan kemeja kasual dan motif etnik—menunjukkan komitmen serupa untuk membawa kontingen Kota Kupang berprestasi di tingkat provinsi.
Wali Kota menggarisbawahi bahwa kesuksesan kontingen daerah dalam perhelatan akbar tingkat provinsi tidak dapat dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan butuh dukungan ekosistem yang solid.
“Keterlibatan dunia usaha dan pencinta sepak bola sangat dibutuhkan untuk memperkuat manajemen tim, sehingga kontingen Kota Kupang siap bersaing secara optimal,” katanya.
Selain memberikan arahan strategis terkait persiapan ETMC dan penataan kompetisi usia dini, dr. Christian juga menyampaikan ucapan selamat bertugas secara langsung kepada Dicson Caverius Haba yang kini mengemban amanah sebagai Plt. Ketua ASKOT PSSI Kota Kupang.
Wali Kota berharap proses musyawarah menuju pemilihan kepengurusan definitif kelak berjalan kondusif, demokratis, serta semakin memperkokoh internal organisasi. (agn)







Tinggalkan Balasan