“Sebelum ada listrik kami tidak bisa melanjutkan pekerjaan titik kemiri dan korek jagung pada malam hari, setelah listrik masuk di desa kami pekerjaan dapat dilanjutkan pada malam hari untuk memenuhi kebutuhan anak,” ungkap Elizabeth.
PLN terus berkomitmen secara bertahap memberikan akses listrik ke desa atau dusun di Nusa Tenggara Timur. Sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) ke-7 yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memastikan akses energi yang terjangkau, andal, dan berkelanjutan bagi semua. (Humas PLN)
Halaman









Tinggalkan Balasan