Hal ini tegasnya, jangan sampai ada gejolak, “terus terang, kami selama ini memilih diam terkait ini. Seolah-olah tidak ada yang dukung pembangunan PLTP ulumbu di Poco Leok.
Sebagai masyarakat adat Poco Leok tegas Raimundus, sangat membutuhkan kehadiran Komnas HAM, agar terlihat objektif.
“Kami menduga Komnas HAM punya misi bersama dengan warga yang menolak pembangunan PLTP Ulumbu di Poco Leok, kesannya begitu,” tutupnya. (*/KN)
Halaman









Tinggalkan Balasan