Selain itu, APBN TA 2023 mengalokasikan anggaran sebesar Rp 32 Triliun untuk peningkatan kualitas jalan daerah dengan program Inpres. Disebutkan Piter Gero, Kabupaten Lembata sudah menyampaikan proposal untuk mendapatkan alokasi jalan dimaksud.

“Kami meminta dukungan Pak Melki Mekeng agar kabupaten Lembata dapat memperoleh alokasi guna peningkatan kualitas jalan daerah di Kabupaten Lembata terutama ke wilayah Selatan Lembata dan wilayah pasca bencana di Ile Ape Timur,” katanya.

Piter Gero menambahkan, personal BBM di kabupaten Lembata yang menjadi masalah yang berulang tahun, juga menjadi topik penting yang dibicarakan.

“Kita minta dukungan Pak Melki Mekeng agar mendesak Pertamina memastikan pasokan BBM di kabupaten Lembata sebagai mana kabupaten kepulauan yang lain di wilayah NTT. Lihat saja Kabupaten Alor, Rote Ndao dan Sabu Raijua, pasokan BBM tidak terlalu bermasalah seperti di Kabupaten Lembata,” ujarnya.

Masalah penerangan jalan dalam kota Lewoleba yang masih gelap gulita, juga menjadi problem yang dibahas. “Pak Penjabat dan saya selaku Ketua DPRD meminta dukungan Pak Melki Mekeng agar Kabupaten Lembata mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan,” katanya.

Piter Gero menjelaskan, respons luar biasa dari politisi senior Partai Golkar Melchias Markus Mekeng.

“Beliau mengatakan bahwa Lembata menjadi Daerah Pemilihannya maka beliau sangat antusias dan merespon untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. Beliau meminta Pak Penjabat Bupati segera menyampaikan dokumen pendukung untuk digunakan sebagai acuan perjuangan di DPR Ri,” sebut Piter Gero. (SI/KN)