Saat berada di rumah Ibu Rosalin, HS bertemu dengan W (pelajar SMP) dan bertanya “mama ada ko?” lalu Welpi menjawab “ada di dapur”, kemudian Helda bertemu dengan Shela dan memegang tangan Shela.
Beberapa saat kemudian datang Ibu Rosalin dan menepis tangan HS dan menarik tangan Shela sambil mengatakan “Kau pegang tangan anak saya buat apa?”. Lalu datang beberapa orang dan menanyakan maksud HS memegang tangan Shela dan memancing bertambah banyak orang yang datang.
Informasi ini sampai ke Piket Polsek Oebobo kemudian datanglah anggota Polsek Oebobo dan mengamankan HS, Ibu Rosalin dan Shela dan membawanya ke Polsek Oebobo dan selanjutnya dibawa ke Polresta Kupang Kota.
Setelah dikonfrontir, ternyata Ibu Rosalin mengenal Yuli yang adalah teman HS. Yuli pernah tinggal bersama Ibu Rosalin pada tahun 2015 silam. Itulah sebabnya HS datang mencari Yuli yang adalah temannya.
Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto S. H., S. I. K., M. H. mengatakan bahwa tidak benar telah terjadi penculikan anak di SD Bertingkat 2 Kelurahan Fatululi.







Tinggalkan Balasan