Kupang, KN – PT. Bank Pembangunan Daerah Provinsi NTT (Bank NTT) kini boleh berbangga. Rabu (15/9) pagi, mereka meluncurkan kantor kedua dengan layanan smart branch yakni jenis layanan hybrid, atau perpaduan konvensional dengan digital.

Kantor Cabang Utama (KCU) Kupang yang terletak di Jl. Cak Doko, Kelurahan Oetete Kecamatan Oebobo Kota Kupang, resmi beroperasi, setelah seremoni penguntingn pita oleh Walikota Kupang, Jefirstson Riwu Kore.

Hadir menyaksikan momentum penting itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, Wakil Kepala OJK NTT, Setia Ariyanto, Plt Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday, serta sejumlah mitra. Dari kalangan internal, hadir Dirut Bank NTT Harry Alex Riwu Kaho, Komisaris Independen, Samuel Djoh Despasianus, serta sejumlah Kadiv yakni Kadiv Rencorsec Endri Wardono, Kadiv IT Bisnis, Salmun Randa Terru, Kadiv Treasury, Zet Lamu yang terletak di sisi barat KCU. Dalam kunjungnnya ke dua lokasi pusat layanan dengan inovasi baru ini, para tamu undangan nampak terkagum-kagum. Mereka tak mampu menyembunyikan rasa bangga atas prestasi yang dilakukan oleh manajemen Bank NTT.

Usai menggunting pita, walikota dan rombongan melihat-lihat fasilitas yang tersedia di central ATM. Juga hal yang sama pada layanan smart branch KCU. Di lantai satu KCU, walikota nampak terkesima saat menyaksikan demonstrasi pegawai yang melayani seorang nasabah yang hendak menginisiasi kredit pada KIOSK. Hal yang sama juga pada layanan STS dan smart teller.

Dirut Alex saat itu menjelaskan bahwa jika sebelumnya mereka menyiagakan enam orang teller, maka dengan layanan terbaru ini, hanya ada dua teller dan setiap teller melayani tiga mesin. Nasabah cukup menggesek kartu ATM, lalu mengikuti proses selanjutnya, untuk layanan apa saja yang membutuhkan jasa Bank NTT. Ada satu teller konvensional, sebagai layanan transisi bagi warga yang membutuhkaan bukti-bukti administrasi dan sebagainya.

Sementara, dalam seremoni awal, dalam pertemuan yang sangat terbatas dan taat Prokes, Dirut Harry Alex Riwu Kaho menegaskan bahwa “Kegiatan pagi ini adalah langkah selanjutnya dari komitmen tanggal 17 Juli Lalu, untuk Bank NTT menuju super smart  bank. Sehingga adaptasi menuju dunia digitalisasi, kita terus lakukaan. Kami mohon kesediaan Walikota untuk meresmikan Kontainer ATM dan Digital Branch di KCU. Semua bisa tercapai karena dukungan yaang kuat dari pak walikota, dan seluruh pemegang saham sehingga modal inti kita yang diwajikabkan oleh OJK, yakni modal inti minimum Rp 2 T, kami optimis akan mencapainya.”