Menurutnya, dalam melaksanakan aksi kemanusian tersebut, Polres Manggarai tidak sendiri. Namun ada beberapa organisasi sosial juga turut memberikan donasi di luar Polri.
“Jadi kegiatan ini kita laksanakan untuk membantu sesama kita dan akan berlanjut,” ungkapnya.
Dikatakan AKBP Mas Anton, jika ditemukan informasi terkait keberadaan saudara saudari yang membutuhkan bantuan, maka pihaknya dengan senang hati siap membantu.
“Seperti tadi, kami bantu sembako bahkan kursi roda kami siapkan. Kita juga melengkapi Bhabinkamtibmas, untuk melihat warga mana yang perlu kita bantu,” ujarnya.
Ia berharap, keluarga yang menerima bantuan tersebut tidak melihat nilainya, tetap semoga bisa bermanfaat dan berguna bagi para penerima.
“Harapanya, jangan melihat nilainya. Intinya kita saling komunikasi terus. Kemudian kita sampaikan jika ada warga masyarakat yang sakit perlu kendaraan, silahkan hubungi Polres, nanti kita bantu karena kita punya ambulance khususnya wilayah jauh ke rumah sakit, maupun sebaliknya kita tetap antar,” tutup Kapolres Manggari AKBP Mas Anton Widyodigdo, SIK.
Nona Masad, perwakilan dari Yayasan Ani’s mengatakan, pihaknya turut berbahagia lantaran bisa bergandeng tangan bersama Polres Manggarai untuk berbagi kasih.
“Kami dari Yayasan Ani’s sangat bahagia dan bersyukur karena bisa bersama-sama dengan bapak Kapolres dan anggotanya membantu yang sakit, para difabel yang terlupakan,” ucap Nona.
Menurut dia, saat ini masih banyak orang yang membutuhkan bantuan. Ia berharap semoga ke depan semakin banyak lagi orang berempati dan peduli dengan kegiatan kemanusiaan.
“Seperti yang selalu kami gaungkan “STOP TALKING START DOING” atau berhentilah berbicara mulailah melakukan,” ungkapnya.
Nona berharap agar bantuan yang telah diberikan itu bisa bermafaat dan meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.
“Harapannya, semoga itu semua bisa meringankan beban mereka. Jangan melihat jumlahnya. Kita juga berharap lewat kegiatan ini, semoga semakin banyak orang yang peduli dengan mereka,” tutupnya.









Tinggalkan Balasan