KUPANG, KN – Gelaran kompetisi adu ketangkasan digital, Turnamen E-Sport Polresta Kupang Kota Cup 2026, akhirnya resmi berakhir pada Sabtu (20/6) malam.
Seluruh rangkaian pertandingan dari babak semifinal hingga partai puncak yang berlangsung di Lapangan Satya Haprabu Polresta Kupang Kota tersebut berjalan dengan tensi tinggi dan kompetitif di bawah pengawasan ketat dari pihak panitia penyelenggara.
Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan bukan tanpa alasan. Turnamen E-Sport ini menjadi salah satu agenda penting dalam memeriahkan rangkaian perayaan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada Rabu, 1 Juli 2026.
Melalui wadah ini, institusi kepolisian berupaya merangkul tren positif di kalangan milenial dan generasi Z guna menyalurkan bakat mereka ke arah yang lebih terarah dan berprestasi.
Sebelum genderang perang digital dimulai, panitia pelaksana terlebih dahulu melakukan sterilisasi area dan mempersiapkan segala kelengkapan teknis pertandingan.
Sebanyak empat tim tangguh yang sukses mengamankan tiket ke babak semifinal, yakni Night 69, Nightmare, Rise, dan Arcane Light, diwajibkan melakukan proses registrasi ulang guna memastikan validitas pemain sebelum memasuki arena pertandingan.
Pada babak semifinal, atmosfer ketegangan mulai menyelimuti Lapangan Satya Haprabu saat keempat tim saling beradu strategi demi mengamankan tempat di partai final.
Dua tim yang menelan kekalahan di fase ini langsung dialihkan untuk memperebutkan predikat juara ketiga melalui skema pertandingan Best of 3 (BO3).
Lewat pertarungan yang sengit, Tim Night 69 akhirnya berhasil menundukkan perlawanan Tim Nightmare dan mengamankan posisi ketiga di podium juara.
Sementara itu, partai puncak yang dinanti-nantikan mempertemukan dua tim terbaik, yakni Arcane Light melawan Tim Rise.
Berbeda dengan babak sebelumnya, babak final ini mengadopsi format pertandingan yang lebih panjang, yaitu Best of 5 (BO5), guna menguji konsistensi dan ketahanan mental para pemain.
Setelah melalui drama pertandingan yang menguras strategi dan kerja sama tim, Arcane Light akhirnya tampil mendominasi dan sukses mengunci gelar juara pertama, sementara Tim Rise harus puas menempati posisi juara kedua.



Tinggalkan Balasan