KUPANG, KN – Arena Lapangan Satya Haprabu Mapolresta Kupang Kota menjadi saksi dimulainya perburuan bibit unggul dalam dunia olahraga elektronik. 

Pada Kamis (18/6) malam, Turnamen E-Sport Piala Kapolresta Kupang Kota Cup resmi digulirkan sebagai salah satu rangkaian utama untuk memeriahkan hari jadi Bhayangkara yang ke-80 di wilayah hukum Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kompetisi bergengsi ini dibuka oleh Kabag Perencanaan Polresta Kupang Kota, AKP Daeng Jumadi, S.H., yang hadir mewakili Kapolresta Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M. 

Ajang ini diproyeksikan sebagai batu loncatan penting bagi para pemain gim lokal untuk merintis karier profesional yang menjanjikan, mengingat esports kini telah diakui resmi sebagai cabang olahraga prestasi.

Menariknya, turnamen tingkat kota ini tidak sekadar menjadi ajang unjuk kebolehan musiman. Pihak panitia telah menyiapkan skema pembinaan berkelanjutan. 

Para peserta yang sukses menampilkan performa terbaik dan mengunci gelar juara akan langsung direkrut untuk mewakili kontingen Polresta Kupang Kota dalam ajang regional Kapolda NTT Cup, dengan target menembus turnamen nasional Piala Kapolri Cup di Mabes Polri.

“Kami berharap dari turnamen ini akan lahir bibit-bibit atlet E-Sport yang mampu mengharumkan nama Kota Kupang dan Nusa Tenggara Timur di tingkat yang lebih tinggi,” pungkas AKP Daeng Jumadi di hadapan ratusan pasang mata yang hadir pada acara pembukaan tersebut.

Mengingat tingginya pertaruhan dalam turnamen ini, jajaran kepolisian melayangkan pesan kuat terkait pentingnya menjaga integritas di dalam arena pertandingan. 

Seluruh tim yang bertanding diminta untuk berkompetisi secara sehat dan menaruh rasa hormat yang tinggi terhadap lawan.

“Kami berkomitmen bahwa seluruh pertandingan akan berjalan secara profesional, menjunjung tinggi aturan yang adil, serta mengedepankan semangat sportivitas,” ungkap AKP Daeng Jumadi yang juga pernah menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Lembata tersebut.

Melalui standardisasi pertandingan yang ketat dan adil, turnamen ini diharapkan mampu memicu pertumbuhan ekosistem industri digital yang sehat di NTT.