“Kami berharap dari turnamen ini akan lahir bibit-bibit atlet E-Sport yang mampu mengharumkan nama Kota Kupang dan Nusa Tenggara Timur di tingkat yang lebih tinggi,” pungkas AKP Daeng Jumadi di hadapan ratusan pasang mata yang hadir pada acara pembukaan tersebut.

Mengingat tingginya pertaruhan dalam turnamen ini, jajaran kepolisian melayangkan pesan kuat terkait pentingnya menjaga integritas di dalam arena pertandingan. 

Seluruh tim yang bertanding diminta untuk berkompetisi secara sehat dan menaruh rasa hormat yang tinggi terhadap lawan.

“Kami berkomitmen bahwa seluruh pertandingan akan berjalan secara profesional, menjunjung tinggi aturan yang adil, serta mengedepankan semangat sportivitas,” ungkap AKP Daeng Jumadi yang juga pernah menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Lembata tersebut.

Melalui standardisasi pertandingan yang ketat dan adil, turnamen ini diharapkan mampu memicu pertumbuhan ekosistem industri digital yang sehat di NTT. 

Dengan demikian, bakat besar yang dimiliki oleh pemuda daerah tidak hanya mandek sebagai kegemaran personal, melainkan bertransformasi menjadi prestasi nyata yang membanggakan di level nasional. (agn)