KUPANG, KN – Pemerintah Kota Kupang berkomitmen penuh untuk memperkuat tata kelola sumber daya air yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan. 

Langkah ini ditegaskan melalui penyelenggaraan Workshop Aksi Implementasi Akses Air Bersih yang berlangsung di Hotel Neo by Aston pada Kamis (18/6). 

Agenda strategis ini digelar untuk merumuskan solusi konkret dalam mengatasi tantangan krisis air bersih di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur tersebut.

Acara resmi ini dibuka secara langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Kupang, Ignasius R. Lega, S.H., yang mewakili Pemerintah Kota Kupang. 

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran perwakilan Pemerintah Provinsi NTT, Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Forum Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu Kota Kupang, akademisi, tokoh masyarakat, komunitas lingkungan, serta perwakilan organisasi perempuan dan penyandang disabilitas.

Dalam pemaparannya, Ignasius R. Lega menyampaikan bahwa urusan air bersih bukan lagi sekadar urusan penyediaan infrastruktur fisik atau teknis semata.