Ketua PGRI NTT Apresiasi Guru dan Siswa, Peraih Juara 1 Inovasi Pelibatan Catur Pendidikan Tingkat Nasional

Ketua PGRI NTT Dr. Semuel Haning bersama Guru dan Siswa, Peraih Juara 1 Inovasi Pelibatan Catur Pendidikan Tingkat Nasional. (Foto: Ama Beding)

Kupang, KN – Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Semuel Haning, S.H., M.H., memberikan apresiasi kepada guru dan siswa SD Inpres Noelbaki, Kabupaten Kupang, yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Guru dan siswa dari sekolah yang berlokasi di Kecamatan Kupang Tengah itu, berhasil meraih Juara 1 Apresiasi Inovasi Pelibatan Catur Pendidikan Sekolah Dasar tingkat nasional. Capaian ini telah mengharumkan nama Kabupaten Kupang dan Provinsi NTT di tingkat nasional.

Atas pencapaian tersebut, Ketua PGRI NTT, Dr. Semuel Haning, S.H., M.H., memberikan apresiasi dalam bentuk sertifikat dan uang saku, sebagai wujud penghargaan atas dedikasi dan inovasi yang telah dilakukan.

Saat menerima audiensi dari para guru dan siswa SD Inpres Noelbaki, Dr. Semuel Haning menyampaikan rasa syukur atas dukungan berbagai pihak, termasuk Bupati Kupang, Wakil Bupati Kupang, serta Dinas Pendidikan, yang telah memberikan motivasi dan dukungan sehingga prestasi ini dapat diraih.

“Puji syukur atas dukungan Bapak Bupati, Ibu Wakil Bupati, dan Kepala Dinas Pendidikan yang telah memberikan motivasi luar biasa, sehingga anak-anak ini mampu membawa nama baik Kabupaten Kupang dan NTT di bidang pendidikan,” ujar Dr. Semuel Haning saat beraudiensi di ruang kerjanya, Selasa (16/12/2025).

Ia menegaskan, capaian ini merupakan wujud nyata dari program NTT Maju dan NTT Cerdas, yang dicanangkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur NTT. Menurutnya, seluruh pihak harus memberikan dukungan penuh kepada generasi muda agar prestasi serupa dapat terus lahir.

“Ini adalah salah satu capaian program NTT Maju dan NTT Cerdas, khususnya di bidang pendidikan. Kita harus benar-benar mendukung anak-anak ini. Kalau bukan kita, siapa lagi,” tegasnya.

Sebagai Ketua PGRI NTT, Dr. Semuel Haning juga menyampaikan terima kasih kepada para guru, kepala sekolah, dan siswa yang telah membawa nama baik NTT di kancah nasional. Ia menyebut prestasi tersebut, sebagai aset penting bagi dunia pendidikan dan generasi muda NTT ke depan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Inpres Noelbaki, Novi Adriana Riwu, S.Pd menjelaskan bahwa prestasi ini bermula dari keikutsertaan sekolah dalam seleksi Program Sahabat Sekolah Dasar yang diselenggarakan Direktorat Sekolah Dasar, Kemendikdasmen, pada Juli lalu.

BACA JUGA:  Lepas Kontingen Porsenasma UPG 1945 NTT, Dr. Semuel Haning: Jaga Nama Baik Lembaga, Bawa Pulang Prestasi!

Dalam seleksi tersebut, SD Inpres Noelbaki mengirimkan video praktik baik terkait implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang berfokus pada pembentukan karakter siswa. Dari sekitar 105 sekolah di seluruh NTT yang mengikuti seleksi tingkat provinsi, hanya tiga sekolah yang lolos ke tingkat nasional.

“Setelah itu kami mengikuti seleksi nasional berupa penilaian praktik baik dan wawancara yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa sebagai Duta Sahabat Sekolah Dasar,” jelas Novi.

Pada tahap nasional, para siswa menjalani pembekalan serta proses penilaian selama dua bulan, yakni Oktober dan November. Selama proses tersebut, siswa mengimplementasikan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, mulai dari bangun pagi, gemar belajar, bermasyarakat, hingga tidur cepat, baik di sekolah, lingkungan masyarakat, maupun bersama pemerintah setempat.

“Selama dua bulan penilaian, kami mengirimkan sekitar 40-an video praktik baik melalui dashboard Direktorat SD,” tambahnya.

Hasilnya, pada baru-baru ini, siswa dan guru SD Inpres Noelbaki diundang ke Jakarta untuk menerima apresiasi nasional. Dari 80 sekolah se-Indonesia, SD Inpres Noelbaki berhasil meraih Juara 1 Inovasi Pelibatan Catur Pendidikan, satu dari empat kategori apresiasi yang dilombakan.

Novi juga menyampaikan terima kasih atas dukungan luar biasa dari Ketua PGRI NTT, Pemerintah Kabupaten Kupang, Wakil Bupati, dan Dinas Pendidikan yang memberikan dukungan moral maupun material selama proses seleksi.

“Peran PGRI sangat luar biasa, bukan hanya memperhatikan guru, tetapi juga sekolah dan anak-anak, sehingga keberhasilan ini bisa kami capai,” ujarnya.

Salah satu siswa SD Inpres Noelbaki, Ursula Olivia Uge Wea, mengaku senang dan bangga atas prestasi yang diraih sekolahnya.

“Kami sangat senang dan bangga bisa meraih Juara 1 inovasi pelibatan catur pendidikan se-Indonesia. Kami ingin melakukan kampanye ke sekolah-sekolah lain, karena anak hebat bukan hanya untuk kami, tetapi untuk semua teman-teman,” pungkasnya. (*)

IKUTI BERITA TERBARU KORANNTT.COM di GOOGLE NEWS