Waingapu, KN – Tanpa podium megah, tanpa karpet merah, satu mimbar kecil berdiri di tengah Gedung Gereja Kristen Sumba (GKS) Tanarara, Kecamatan Matawai La Pawu, Sumba Timur. Dari tempat yang sunyi dari gegap gempita politik nasional inilah, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama Anggota Komisi XIII DPR RI, Dr. Umbu Rudi Kabunang, memulai sebuah gerakan besar: Penguatan Relawan Kebajikan Pancasila.
Kepala Biro Pengawasan Internal BPIP, Purno Utomo, menjadi juru bicara paling lantang dalam forum ini. Ia tidak hanya bicara tentang program, tetapi tentang arah masa depan ideologi bangsa.
“Di tempat lain, kegiatan seperti ini biasa digelar di hotel. Tapi di sini, kami datang ke desa. Ini bukan sekadar simbolik, tapi strategi. Karena nilai-nilai Pancasila justru hidup lebih nyata di akar rumput,” ujar Purno dalam sambutannya, Selasa (5/8/2025).
Ia menyebut Sumba Timur sebagai “ladang subur ideologi”. Di balik sabana kering dan jalanan berbukit Tanarara, tersembunyi kekayaan nilai sosial yang sangat dekat dengan Pancasila: gotong royong, solidaritas, musyawarah, dan keadilan sosial.



Tinggalkan Balasan