KUPANG, KN — Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk selalu terbuka terhadap aspirasi, pemikiran, dan masukan kritis dari elemen sivitas akademika.

 Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H., mengajak mahasiswa dan generasi muda untuk terlibat aktif merumuskan solusi konkret atas berbagai tantangan pembangunan kota. 

Hal tersebut disampaikan Sekda Jeffry Pelt saat hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan Sociospectacle 2026 bertema “Membangun Nalar Kritis Generasi Muda Menjawab Krisis Ekonomi, Identitas, dan Moral melalui Partisipasi Pemuda di dalam Kebijakan Publik” di halaman Program Studi Sosiologi FISIP Undana pada Rabu (21/10/2026).

Suasana di lokasi kegiatan outdoor FISIP Undana terasa sangat terbuka, dinamis, dan penuh semangat intelektual muda. 

Ratusan mahasiswa berbaur bersama para dosen duduk di bawah naungan tenda semi-permanen yang didirikan di atas pelataran paving block halaman prodi. 

Terik matahari Kupang ditenangkan oleh rindangnya pepohonan sekitar serta sambutan hangat jajaran akademisi. 

Sekda Jeffry Pelt yang mengenakan seragam dinas kemeja putih lengan panjang disambut ramah oleh Wakil Dekan II FISIP Undana Dr. Yeheskial A. Roen, S.Si., M.Si., Koordinator Prodi Sosiologi Imanta Imanuel Perangin Angin, S.Sos., M.S.P., serta Ketua Panitia Didik Apriawan. 

Di atas panggung beralas karpet merah, Sekda Jeffry Pelt duduk bersanding bersama Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang Roy Riwu Kaho, S.H., dan Sekretaris KPA Julius Tanggu Bore.

Dalam pencerahannya di hadapan mahasiswa, Sekda Jeffry Pelt menegaskan bahwa birokrasi Pemkot Kupang tidak tertutup dari pandangan masyarakat maupun kalangan kampus.

“Kami tidak alergi untuk menerima kritik maupun saran untuk perbaikan dalam pelayanan publik demi majunya Kota Kupang. Saya hanya meminta dukungan dari adik-adik pemuda bahwa berjuanglah untuk mengambil ilmu sebanyak mungkin di ruang pendidikan, tapi ilmu itu tidak akan berarti jika tidak bisa diimplementasikan untuk orang lain,” tegas Sekda Jeffry Edward Pelt dari atas panggung.

Sekda Jeffry juga memaparkan sejumlah isu prioritas kota yang membutuhkan kolaborasi ide, seperti penataan rumah kos, pencegahan penyakit masyarakat dan HIV, kontrol inflasi bahan pokok, pemberdayaan UMKM melalui platform SaBoak, hingga pembenahan sistem distribusi air bersih. 

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan sertifikat penghargaan dan cenderamata plakat dari FISIP Undana kepada Sekda Jeffry Pelt serta foto bersama membentuk simbol persaudaraan. (agn)