KUPANG, KN — Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan bermartabat di Kota Kupang tidak hanya bertumpu pada sektor pendidikan formal, tetapi juga diwujudkan melalui jaminan kesehatan reproduksi dan kesetaraan bagi perempuan. 

Pemerintah Kota Kupang terus memantapkan berbagai program unggulan yang menyasar kesehatan fisik, kebersihan menstruasi, hingga pencegahan penyakit kanker bagi warga dari keluarga berpenghasilan rendah.

Atmosfer pertemuan di ruang kerja pimpinan Pemkot Kupang pada Selasa (20/10/2026) terasa sarat dengan kepedulian sosial. 

Dalam sesi wawancara khusus bersama aktivis pemenuhan hak perempuan Veryanto Sitohang, Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis memaparkan secara perinci jangkauan program intervensi sosial yang telah dieksekusi secara berkesinambungan oleh jajaran Pemerintah Kota Kupang. 

Sinergi antardinas teknis seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan,serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menjadi kunci utama berjalannya berbagai program pro-rakyat tersebut.

Di antara program yang konsisten dijalankan adalah pemberian bantuan pembalut gratis bagi perempuan berusia 15 hingga 45 tahun dari keluarga penerima manfaat kategori kemiskinan ekstrem berdasarkan pendataan Dinas Sosial.

Program inovatif yang telah bergulir selama dua tahun ini terbukti efektif mencegah anak-anak perempuan dari keluarga kurang mampu putus sekolah atau terpaksa menggunakan sarana yang tidak higienis saat mengalami siklus menstruasi bulanan.

Wakil Wali Kota Serena Francis menjelaskan filosofi mendasar di balik peluncuran program pembalut gratis yang kini diusulkan menjadi proyek percontohan (pilot project) di tingkat nasional tersebut.

“Menstruasi merupakan kebutuhan biologis yang tidak bisa dihindari. Karena itu, perempuan harus tetap memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang layak tanpa harus mengorbankan kebutuhan penting lainnya dalam keluarga,” jelas Serena Francis.

Selain jaminan kebersihan menstruasi, Pemkot Kupang juga secara bertahap memperluas cakupan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) gratis bagi perempuan usia subur, dari yang semula menyasar 100 penerima manfaat meningkat menjadi 250 orang, dan ditargetkan menjangkau 500 perempuan setiap tahunnya pada 2026. 

Langkah preventif ini dipadukan dengan program deteksi dini melalui skrinning kanker payudara bersama berbagai organisasi wanita untuk memastikan perempuan di Kota Kupang dapat tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan sejahtera. (agn)