“Sedangkan untuk lapangan latihan kami siapkan di Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan,” kata Eduard Markus Lioe.

Bupati menjelaskan, untuk calon venue utama cabor voli putra, Pemkab TTS siapkan GOR Nekmese di Jalan Bougenvil No. 48, Kobelete, Kota Soe. Kapasitas GOR tersebut bisa menampung 2.400 orang.

Calon venue utama voli putri di GOR Mini SMA Unggul Garuda di Kelurahan Karang Sirih, area Civic Center Soe yang berkapasitas 800 orang. “Kondisinya baik dan sia pakai,” kata Eduard Markus Lioe.

Adapun lapangan latihan cabor voli, lanjut bupati, tersedia di Lapangan Puspenmas, lapangan voli SMK Negeri 2 Soe dan lapangan voli SMA Negeri 1 Soe.

Fasilitas pendukung

Fasilitas pendukung kesehatan dan akomodasi juga sangat penting bagi tuan rumah pesta olahraga tingkat nasional seakbar PON.

Menurut bupati, di Kota Soe ada empat fasilitas kesehatan yang memadai yaitu RSUD Soe (tipe C), RS Umum Muder Ignacia (tipe D), Puskesmas Kota Soe dan Siloam Clinic.

Akomodasi di Kota Soe terdapat 14 hotel dengan total 300 kamar. Dari 14 hotel tersebut, satu hotel bintang 2 dan sisanya hotel melati.

“Mengenai konsumsi, Kota Soe memiliki 96 rumah makan dan warung makan dengan rincian 13 rumah makan dan 84 rumah makan. Jarak dari venue ke rumah makan hanya butuh perjalanan sekitar 10 menit,” katanya.

Dari sisi transportasi, perjalanan darat dari Kota Kupang, ibu kota Provinsi NTT menuju Kota Soe sejauh 110 kilometer butuh waktu kurang lebih dua setengah jam. Di jalur utama trans Timor ini tidak ada kendala berarti.

Terjemur Tanpa Keringat

Setelah sapaan dan penjelasan dari Bupati TTS, sambutan berikutnya disampaikan Ketua Ketua DPRD TTS, Mordekai Liu. Ketua dewan mengucapkan selamat datang kepada kami dan menegaskan bahwa DPRD mendukung penuh Kota Soe menjadi tuan rumah PON 2028.

“DPRD selalu berjalan bersama pemerintah. Kami sangat mengharapkan kota Soe dapat menjadi tuan rumah untuk pertandingan PON 2028,” kata Mordekai Liu yang hari ini tampil berpeci.

Selanjutnya Wakil Ketua Bidang IV Pembinaan Prestasi KONI Pusat, Kolonel Kes (Purn) Drs. Irfan Bachtiar memberikan penjelasan mengenai maksud visitasi ke TTS.