Tidak hanya menerima tim TD, pengurus KONI Pusat dan KONI NTT di kantornya, Bupati TTS bersama ketua DPRD bahkan ikut turun ke lapangan saat personel TD memantau kondisi stadion dan gelanggang olahraga.
TTS merupakan satu di antara kabupaten dan kota di Provinsi NTT yang berpeluang menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional ( PON) 2028.
Persenel TD yang visitasi ke Kota Soe yaitu Renaldi Putra dari cabor sepak bola putra dan Reginald Christian Nelwan dari cabang voli putra dan putri.
Turut bersama mereka Wakil Ketua Bidang IV Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Pusat, Kolonel Kes (Purn) Drs. Irfan Bachtiar, Ketua Umum Pengurus Provinsi PBVSI Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2025–2029 Winston Neil Rondo dan saya dalam kapasitas sebagai Ketua Bidang Media dan Humas KONI Provinsi NTT.
Kami berangkat dari Kota Kupang pada Jumat pukul 07.30 Wita dan tiba di kantor Bupati TTS di Kota Soe pukul 10.00 Wita menggunakan dua mobil. Kedatangan kami disambut hangat penuh persaudaraan yang ditandai pengalungan tenun ikat di ruang pertemuan kantor Bupati TTS.
Turut hadir dalam pertemuan ini Forkopimda TTS, anggota DPRD TTS, Albinus Oktovianus Kase, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) TTS, Denny Nubatonis, S.Sos., M.Si, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga TTS, Wilgo Nenometa, SE, Sekretaris KONI TTS, Yesaya Boimau, pengurus KONI TTS dan pengurus cabang olahraga.
Bupati Eduard Markus Lioe yang juga Ketua Umum KONI Kabupaten TTS mengucapkan selamat datang lalu menjelaskan mengenai profil calon venue PON 2028 cabang sepak bola dan voli.
Untuk cabang sepak bola putra, kata bupati yang gemar olahraga tersebut, TTS siapkan dua calon venue utama yaitu lapangan Stadion Kobelete di Kelurahan Kampung Baru, Kota Soe dan lapangan Puspenmas di Jl. Basuki Rahmat Soe.
Panjang lapangan Stadion Kobelete 277,5 meter dan lebar 167 meter. Kapasitasnya 5.000 orang. Luas lahan lapangan Puspenmas panjang 110 meter, lebar 75 meter dan kapasitas 1.500 orang. Bupati Markus Lioe mengakui, kedua lapangan tersebut butuh perbaikan.







Tinggalkan Balasan