KUPANG, KN — Pelestarian nilai-nilai tradisi di era modern memerlukan pergeseran cara pandang yang mendasar dalam kehidupan bermasyarakat. 

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menekankan bahwa warisan kebudayaan tidak selayaknya diperlakukan sebagai peninggalan masa lalu yang bebas dieksploitasi, melainkan sebuah amanah yang wajib dikembalikan kepada generasi mendatang dalam kondisi terjaga.

Pesan mendalam tersebut disampaikan saat membuka secara resmi Festival Budaya Kelurahan Oeba ke-2 di Halaman Kantor Lurah Oeba, Kecamatan Kota Lama, Rabu (16/9/2026). 

Suasana lokasi kegiatan di Jalan Beringin tampak semarak dan sarat nuansa adat. 

Tenda-tenda acara berdiri mengayomi ratusan warga dari berbagai tingkatan usia yang menyemut sejak sore hari. 

Wali Kota Kupang hadir mengenakan kemeja dinas putih dipadu selendang tenun khas NTT yang melingkar di lehernya. 

Ia juga menyempatkan diri berswafoto bersama anak-anak warga setempat yang berdesakan menyapa pimpinan daerahnya. 

Acara dibuka secara simbolis melalui pemukulan gong berbalut kain tenun bermotif daerah di atas panggung utama yang dihiasi latar bertuliskan tema “Jejak Leluhur, Semangat Masa Kini”.

Dalam orasi kebudayaannya di hadapan jajaran pejabat Pemkot Kupang, pimpinan instansi, serta para tokoh komunitas lokal, dr. Christian mengajak warga mengubah mindset atau pola pikir pengelolaan adat istiadat.

 Menurutnya, pemikiran bahwa budaya sekadar warisan kerap memicu kelalaian dalam menjaga kelestariannya.

“Budaya itu bukan hanya warisan dari leluhur kita, tapi pinjaman dari anak cucu kita. Mindset kita harus begitu,” ujar dr. Christian di hadapan ribuan pasang mata yang hadir dalam pembukaan festival.

Guna memperjelas gagasan tersebut, ia memaparkan analogi sederhana mengenai tanggung jawab moral dalam mengelola aset kebudayaan.

“Kalau kita berpikir ini hanya warisan, kadang kita suka-suka pakainya. Tapi kalau kita sadar bahwa ini adalah pinjaman dari anak cucu kita, maka kita wajib menjaganya baik-baik karena suatu hari nanti mereka akan memintanya kembali,” kata Wali Kota menjelaskan.