KUPANG, KN — Pembangunan kawasan perkotaan berkelanjutan dituntut tidak fokus pada megahnya infrastruktur semata, melainkan wajib meletakkan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama.
Pemerintah Kota Kupang menegaskan bahwa indikator kemajuan daerah selayaknya diukur dari pemenuhan hak-hak dasar, toleransi sosial, serta ruang ekspresi warga.
Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam pengarahannya pada pembukaan Festival Budaya Oeba 2026.
Area pelataran kantor kelurahan yang disulap menjadi panggung rakyat menghadirkan atmosfer hangat.
Barisan kursi tamu diisi oleh Kadis Kominfo Kota Kupang Ariantje Martje Baun, S.E., M.Si., Kadis Pariwisata Josefina M. D. Getha, S.T., M.M., Camat Kota Lama Mohamad Adriyanto Abdul Jalil, S.H., M.M., serta Lurah Oeba Rina Marlina Saudale, S.P.
Tampak pula deretan tokoh adat berbusana daerah lengkap dengan destar (destar/ti’i langga) duduk berdampingan bersama jajaran RT/RW, Karang Taruna, dan pelaku UMKM setempat.
Saat memberikan sambutan di balik mimbar berhias tatanan bunga segar, Wali Kota dibalut sarung tenun motif Flores yang diikat rapi di pinggangnya.
Di hadapan warga yang memadati area acara, dr. Christian menyampaikan pandangannya mengenai esensi pembangunan daerah yang seimbang antara fisik dan karakter manusia.
“Membangun sebuah kota itu bukan hanya membangun fisiknya, tapi harus membangun manusianya juga. Kita tidak bisa bilang kota kita ini sudah maju hanya karena jalan-jalannya bagus, gedung-gedungnya tinggi, jembatannya banyak, atau eskalatornya sudah ada sepuluh. Belum tentu,” tegas dr. Christian.
Ia merincikan aspek-aspek subtansial yang menjadi kriteria nyata keberhasilan pembangunan, mulai dari tingkat pendidikan, kesehatan, kebersihan, hingga etika sosial antargenerasi.
“Bagaimana dengan manusianya? Apakah pendidikannya baik? Apakah kesehatannya baik? Kebersihan kotanya baik? Apakah warganya saling menghargai? Apakah yang muda menghormati yang lebih tua? Apakah mereka saling toleransi dan punya ruang untuk berkreasi serta mencipta seperti malam hari ini?” tuturnya.









Tinggalkan Balasan