KUPANG, KN — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Kupang resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Bank Mandiri Taspen untuk mempercepat digitalisasi layanan perbankan di lingkungan pasar tradisional, Selasa (15/9). 

Kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) penggunaan layanan Virtual Account ini difokuskan untuk memodelkan sistem retribusi dan transaksi jual beli pedagang agar lebih modern, transparan, dan inklusif.

Suasana di Meeting Room Umera Kofie, Kupang, berlangsung hangat, elegan, dan penuh keakraban. 

Ruangan bernuansa kayu modern tersebut dihiasi spanduk latar biru berlogo instansi terkait. 

Para pejabat eksekutif perbankan bersama jajaran Pemkot Kupang tampak berbincang santai namun serius. 

Sesi penandatanganan dokumen di atas meja berbalut kain putih berjalan khidmat, disaksikan langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, sebelum diakhiri dengan pameran berkas kerja sama dan foto bersama seluruh jajaran pimpinan.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pejabat Pemkot Kupang, di antaranya Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, Plt. Kabag Perekonomian Ike A. Doe, Plt. Kabag Kerja Sama Ema Ledoh, dan Kabag Prokopim Nina Tiara. 

Dari pihak PT Bank Mandiri Taspen, hadir Direktur Funding (Retail & Network) Rizky Olyvia Nasution, Division Head Funding Susi Melinda Panggabean, Dept Head Digital Activation Kiki Fernando Saragih, Regional CEO VII Felik Agung Romei Karyanto, serta Kepala Cabang Kupang Lohot Jonpiter Sudabutar. 

Sementara itu, Perumda Pasar Kota Kupang diwakili langsung oleh Direktur Perumda, Ganda Raymond Tadjo Tallo.

Sinergi ini diproyeksikan tidak hanya menyasar pada kemudahan pembayaran retribusi pasar, tetapi juga pengembangan kualitas sumber daya manusia, perluasan jejaring bisnis, hingga peningkatan inovasi pelayanan keuangan bagi pegawai Perumda maupun pedagang pasar.

Pihak manajemen menekankan pentingnya kolaborasi ini dalam mengubah tata kelola transaksi di kawasan ekonomi rakyat.

“Kerja sama penggunaan Virtual Account Bank Mandiri Taspen ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi di bidang ekonomi dan pelayanan perbankan, sekaligus menjadi fondasi menciptakan pasar tradisional Kota Kupang yang lebih modern, transparan, dan inklusif,” ujar perwakilan manajemen dalam agenda tersebut.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, turut menyambut baik terobosan digitalisasi ini sebagai bagian dari komitmen transparansi tata kelola keuangan daerah.

“Sinergi ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan tata kelola retribusi pasar yang lebih transparan dan efisien. Kita ingin memberikan kemudahan akses transaksi perbankan digital bagi para pedagang dan masyarakat, sehingga sektor ekonomi kerakyatan di Kota Kupang dapat tumbuh lebih cepat dan modern,” tegas dr. Christian Widodo. (agn)