IAI juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Tondong Belang, masyarakat setempat, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang telah memberikan bantuan dan pertolongan sejak awal kejadian.
Koordinator Umum IAI Hadir–Flores Recovery Program, Chandra Pradita Putra, menyampaikan bahwa peristiwa ini menjadi kehilangan besar bagi seluruh tim dan keluarga besar Ikatan Arsitek Indonesia.
“Beliau datang bersama kami dengan niat untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Hingga beberapa saat sebelum kejadian, beliau masih aktif berdiskusi dan terlibat dalam proses assessment. Kepergiannya tentu menjadi duka yang sangat mendalam bagi kami semua,” ujar Chandra.
“Atas nama Ikatan Arsitek Indonesia dan seluruh Tim IAI Hadir, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Desa Tondong Belang, masyarakat setempat, serta semua pihak yang telah memberikan pertolongan dan pendampingan sejak kejadian berlangsung,” lanjutnya.
IAI saat ini melakukan koordinasi dengan keluarga dan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut, sekaligus memberikan pendampingan kepada anggota tim yang berada di lokasi.
Kepergian salah satu anggota tim tersebut menjadi duka bagi seluruh keluarga besar Ikatan Arsitek Indonesia. Dedikasi dan semangat kemanusiaannya selama menjalankan tugas akan selalu menjadi bagian dari perjalanan IAI Hadir.
Ikatan Arsitek Indonesia memohon doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. (*/ab)









Tinggalkan Balasan