KUPANG, KN — Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menghadiri acara penahbisan sekaligus peresmian Gedung Kebaktian Jemaat GMIT Genesaret Danau Ina yang berlokasi di Klasis Kota Kupang Timur, Kelurahan Lasiana, pada Sabtu (12/9).
Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk apresiasi atas rampungnya pembangunan sarana ibadah yang menjadi pusat pertumbuhan iman warga setempat.
Suasana di area pelataran gereja berlangsung sangat khidmat, sakral, dan diselimuti rasa sukacita jemaat.
Teratak berhiaskan kain dekorasi biru-putih terpasang rapi menutupi area depan gedung gereja yang tampil megah.
Rangkaian balon warna-warni merah, kuning, dan putih menghiasi pintu utama gereja yang dipasangi pita peresmian.
Sejumlah pejabat daerah, tokoh agama, pimpinan klasis, hingga ratusan jemaat berpakaian rapi—beberapa di antaranya mengenakan busana tenun ikat khas NTT—berjalan berdampingan menuju lokasi acara.
Momen krusial peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti di atas meja bertutup kain merah serta pemotongan pita.
Dalam amanatnya di podium utama, Gubernur menekankan bahwa keberadaan sarana fisik ibadah harus dimaknai lebih dari sekadar struktur bangunan semata.
“Gereja bukan hanya tentang gedung. Gereja adalah tentang kehidupan yang dibangun dalam iman,” tegas Melki Laka Lena di hadapan para pelayan Tuhan dan jemaat yang hadir.
Ia menguraikan bahwa berdirinya rumah ibadah tersebut merupakan buah dari ketulusan dan usaha bersama banyak pihak. Karena itu, momentum penahbisan harus disikapi dengan pergerakan pelayanan yang makin aktif setiap hari.
“Gedung ini lahir dari doa, kerja keras, pengorbanan, dan gotong royong banyak orang. Karena itu, setelah gedung ditahbiskan, pelayanan justru harus terus hidup setiap hari,” ujar Gubernur NTT.
Lebih lanjut, Melki berharap fasilitas tersebut mampu menjadi pilar penguatan sosial dan kerohanian bagi keluarga serta generasi muda di Kota Kupang.
“Saya berharap tempat ini menjadi rumah doa, rumah kasih, rumah pengharapan, dan rumah pelayanan—tempat keluarga dikuatkan, anak-anak bertumbuh dalam iman, dan generasi muda dipersiapkan menghadapi masa depan,” tuturnya.
Di tengah suasana penuh rasa syukur tersebut, Gubernur turut mengajak seluruh jemaat yang hadir untuk menjaga empati serta solidaritas kemanusiaan terhadap sesama warga daerah yang sedang tertimpa musibah di Pulau Flores maupun prajurit yang gugur di Papua.
“Di tengah sukacita ini, saya juga mengajak seluruh jemaat mengingat saudara-saudara kita di Flores yang sedang menghadapi bencana. Kita satu keluarga Flobamorata. Ketika saudara kita menangis, kita hadir. Ketika saudara kita kehilangan, kita berbagi. Mari terus berdoa, peduli, dan bergotong royong,” ajaknya.
Mengakhiri sambutannya, Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi mendalam kepada segenap panitia, donatur, serta jemaat yang telah membahu menyelesaikan pembangunan rumah ibadah tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh jemaat, pelayan Tuhan, panitia, donatur, dan semua pihak yang telah bergandengan tangan membangun rumah Tuhan ini. Kiranya dari Genesaret Danau Ina, iman bertumbuh dan kasih terus mengalir bagi sesama. Tuhan memberkati,” pungkasnya. (agn)









Tinggalkan Balasan