Maumere, KN — Di tengah duka dan kecemasan warga pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, kepedulian terhadap masyarakat terdampak terus digerakkan. Menteri Koordinator Bidang Pangan RI sekaligus Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, bersama Ketua DPW PAN NTT sekaligus Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, turun langsung menemui warga terdampak gempa di Kabupaten Sikka, Rabu (19/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari gerak kemanusiaan PAN untuk memastikan masyarakat terdampak tidak menghadapi situasi sulit seorang diri. Zulkifli Hasan dan Ahmad Yohan hadir bersama rombongan dan didampingi Bupati Sikka serta jajaran pemerintah daerah.

Rombongan menyambangi Posko PAN Sikka di Kelurahan Wailiti, Maumere, yang menjadi salah satu titik pelayanan dan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak. Di lokasi tersebut, mereka melihat langsung kondisi warga, berdialog dengan masyarakat serta mendengarkan berbagai kebutuhan yang muncul setelah bencana.

Kehadiran Zulkifli Hasan dan Ahmad Yohan di tengah warga bukan sekadar agenda seremonial. Mereka meluangkan waktu untuk duduk dan berinteraksi langsung dengan masyarakat yang masih merasakan dampak gempa.

Warga menyampaikan berbagai kondisi yang mereka hadapi pascabencana, termasuk kebutuhan terhadap bahan pangan dan kebutuhan dasar lainnya.

Dalam situasi seperti ini, bantuan pangan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat. Karena itu, PAN bersama jajaran di NTT menyalurkan paket sembako kepada warga terdampak sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat sekaligus sedikit meringankan beban keluarga yang terdampak bencana.

Suasana haru terlihat ketika Zulkifli Hasan berinteraksi langsung dengan warga di posko. Ia bahkan menggendong seorang balita korban gempa yang berada di tengah masyarakat terdampak.

Momen tersebut menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga menghadirkan kecemasan dan ketidakpastian bagi keluarga, termasuk anak-anak.