Ia mengingatkan bahwa esensi dari kerukunan kota terletak pada keseimbangan di tengah perbedaan.
“Jadi harmoni itu bukan sama atau seragam, tetapi seimbang. Itulah Kota Kupang yang kita cintai. Kita jaga terus persatuan dan keberagaman ini,” tegasnya.
Di tengah kemeriahan acara, Wali Kota turut menyempatkan diri mengajak seluruh hadirin memanjatkan doa bersama bagi warga di Pulau Flores yang tengah dilanda musibah bencana alam gempa bumi agar diberikan ketabahan dan perlindungan.
Puncak pembukaan festival ditutup dengan sesi foto bersama seluruh jajaran pejabat, tokoh agama, dan panitia di depan panggung utama.
Kemeriahan acara makin bertambah ketika para siswa SD Inpres Nasipanaf tampil memukau membawakan tarian khas Sumba Barat Daya yang disambut tepuk tangan riuh dari seluruh penonton. (agn)









Tinggalkan Balasan