LABUAN BAJO, KN — Suasana formal namun penuh solidaritas menyelimuti ruang rapat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat di Labuan Bajo.
Di bawah lambang segitiga oranye BPBD yang terpampang di dinding, jajaran pejabat lintas daerah berdiri berdampingan mengelilingi meja kerja yang dipenuhi berkas dokumen, mikrofon, serta botol-botol air mineral.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) secara resmi menerima uluran tangan kemanusiaan dari Pemerintah Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mempercepat pemulihan warga terdampak bencana di wilayah Flores.
Penyerahan dukungan kemanusiaan ini dilangsungkan pada Kamis (20/8) di Posko Induk Penanganan Bencana Manggarai Barat.
Gubernur Bali, Dr. Ir. Wayan Koster, menyerahkan paket bantuan senilai Rp1 miliar, yang mencakup dana tunai sebesar Rp850 juta serta logistik pendukung penanganan darurat senilai Rp150 juta.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menyalurkan bantuan logistik kebutuhan dasar berupa 1 ton beras, 230 dus air mineral kemasan 660 ml, 60 dus mi instan, serta 1 unit tenda posko.
Di sela-sela penyerahan dokumen dukungan tersebut, Gubernur NTB mengungkapkan empati mendalam atas cobaan yang sedang dihadapi masyarakat NTT.
“Kami di NTB ini pernah merasakan bagaimana beratnya menghadapi situasi seperti ini, sehingga kami tahu betul arti pentingnya kehadiran kawan saat musibah melanda,” ujarnya di hadapan para pejabat yang hadir.
Dukungan dari Bali dan NTB ini melengkapi gelombang kepedulian yang sebelumnya telah disalurkan oleh berbagai pihak.
Kalimantan Timur tercatat mengalokasikan dana bantuan sebesar Rp2,5 miliar, disusul Maluku sebesar Rp1,5 miliar, serta Pemerintah Daerah DIY sebesar Rp1 miliar yang disertai pasokan obat-obatan dan perbekalan medis.
Selain itu, sektor jasa keuangan DIY menyumbang Rp90 juta, sementara masyarakat umum menghimpun donasi sebesar Rp359,2 juta melalui rekening resmi penampungan bencana Pemprov NTT.
Seluruh dana dan barang bantuan yang terkumpul akan langsung didistribusikan secara bertahap melalui koordinasi ketat antara BPBD, pemerintah kabupaten, dan jajaran posko lapangan.
Usai agenda penyerahan di Labuan Bajo, rombongan pimpinan daerah melanjutkan peninjauan langsung ke Posko Dampek di Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, guna memantau distribusi serta memastikan penanganan kebutuhan pengungsi berjalan optimal. (agn)









Tinggalkan Balasan