Bajawa, KN – Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama PLN Peduli menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak gempa Flores di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/8). Bantuan diserahkan melalui Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngada di Bajawa sebagai respons cepat untuk membantu meringankan beban masyarakat di wilayah terdampak.
Bantuan yang disalurkan berupa 100 karung beras ukuran 5 kilogram, 41 dus mi instan, 40 liter minyak goreng, 60 papan telur ayam, serta 150 dus air mineral. Melalui koordinasi dengan BPBD Kabupaten Ngada, bantuan tersebut selanjutnya didistribusikan secara bertahap ke sejumlah wilayah terdampak, antara lain Riung, Riung Barat, Aimere, dan sebagian wilayah Golewa.
Bupati Ngada, Raymundus Bena, S.S., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan respons cepat PLN. Usai menerima bantuan, Pemerintah Kabupaten Ngada langsung memberangkatkan tim untuk mendistribusikan bantuan kepada masyarakat di wilayah terdampak.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PLN atas kepedulian dan respons cepat yang diberikan. Bantuan ini akan segera kami distribusikan melalui tim ke wilayah-wilayah terdampak sehingga dapat membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Raymundus.
Kepala Teknik Panas Bumi, (KTPB) Mataloko, Adrys A.S. Silaban, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian PLN terhadap masyarakat yang tengah menghadapi bencana. Dukungan tersebut berasal dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui PLN Peduli serta kepedulian pegawai PLN yang dihimpun dan disalurkan melalui YBM PLN UIP Nusra.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada saudara-saudara yang terdampak gempa. Sebagian dukungan disalurkan melalui program PLN Peduli dan sebagian lainnya berasal dari kepedulian pegawai melalui YBM PLN UIP Nusra. Kami berharap bantuan kebutuhan dasar ini dapat membantu meringankan beban masyarakat selama masa tanggap darurat,” kata Adrys.
General Manager PLN UIP Nusra, RDW. Manurung, menyampaikan bahwa PLN terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD untuk memastikan dukungan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
“PLN turut prihatin atas bencana yang berdampak pada saudara-saudara kita di Flores. Dalam kondisi seperti ini, yang terpenting adalah bagaimana bantuan dapat segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD agar bantuan dapat tersalurkan secara tepat,” ujar Manurung.
Manurung menambahkan, penyaluran bantuan yang dilakukan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong.
“Semangat kemerdekaan juga tercermin dari kepedulian dan gotong royong untuk saling membantu ketika menghadapi kesulitan. Kami berharap kondisi segera pulih dan masyarakat terdampak dapat kembali menjalankan aktivitasnya dengan baik,” tutup Manurung. (*/ab)









Tinggalkan Balasan