Gerindra Minta Kader Turun Langsung

Fernando juga meminta seluruh kader Partai Gerindra, termasuk anggota Fraksi Gerindra di berbagai tingkatan di NTT, untuk turun langsung dan membantu masyarakat terdampak gempa di wilayah masing-masing.

Menurut dia, penanganan bencana membutuhkan kerja bersama seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, partai politik, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, relawan, serta masyarakat perlu bergandengan tangan untuk membantu warga yang sedang menghadapi musibah.

“Saya mengajak seluruh kader Gerindra di NTT untuk hadir dan bergerak bersama masyarakat. Dalam situasi seperti ini, yang paling penting adalah bagaimana kita bergotong royong, membantu korban dan memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi,” kata Fernando.

Ia menegaskan, bencana kemanusiaan harus menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan.

“Sekarang bukan waktunya mencari siapa yang salah. Yang dibutuhkan masyarakat adalah kehadiran dan tindakan nyata. Kita harus bergerak bersama untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan,” ujarnya.

Fernando juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar tetap tenang, waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, serta mengikuti seluruh arahan pemerintah dan petugas di lapangan.

Masyarakat diminta tidak memasuki rumah atau bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

Gempa M7,7 Tewaskan 47 Orang

Gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB.

Gempa tersebut berdampak pada sejumlah wilayah di Pulau Flores dan menyebabkan korban jiwa serta kerusakan rumah, fasilitas umum, fasilitas pendidikan, dan fasilitas kesehatan.

Berdasarkan data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Sabtu (15/8/2026) pukul 18.48 WIB, sebanyak 47 orang dilaporkan meninggal dunia akibat gempa tersebut.

Korban tersebar di Kabupaten Manggarai sebanyak 24 orang, Manggarai Timur 17 orang, Sikka tiga orang, Ngada satu orang, dan Ende satu orang. Petugas masih melakukan penanganan korban serta pendataan lebih lanjut terhadap dampak bencana.