KUPANG, KN — Sorak-sorai perayaan Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia dan Festival Budaya di Kelurahan Nun Baun Sabu (NBS) tidak hanya menyajikan pertunjukan seni, tetapi juga menjadi panggung penting bagi penguatan ekonomi masyarakat lokal.
Bertempat di Stadion Mini A.D Riwu Kore pada Selasa (4/8), perhelatan ini secara langsung menggerakkan roda UMKM dan menggairahkan aktivitas perdagangan warga di wilayah Kecamatan Alak.
Suasana di sekeliling area stadion dipadati oleh deretan stan pedagang kecil, pameran produk lokal, hingga stan sponsorship.
Berbagai produk ditawarkan kepada pengunjung yang memadati lokasi, mulai dari aneka makanan ringan, jajanan anak-anak, minuman segar, kuliner lokal seperti jagung rebus, hingga pajangan kain tenun ikat khas Nusa Tenggara Timur yang digantung rapi di bawah tenda pameran.
Selain bazar kuliner, deretan lapak juga diisi oleh penjualan produk perawatan diri dan parfum, bazar sembako murah berisi beras dan telur dari mitra sponsorship, hingga kehadiran mobil unit pelayanan publik terpadu yang memfasilitasi kebutuhan administrasi warga secara langsung di lokasi acara.
Perhelatan ini dihadiri secara resmi oleh Staf Ahli Wali Kota Kupang Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Daud Nafi, S.STP., M.M., yang hadir mewakili Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang.
Turut hadir Camat Alak, Lurah Nun Baun Sabu Rongsli Aldi Foen, S.E., M.M., serta Ketua LPM Nun Baun Sabu, Mulyanto I. Djami, S.E.
Kehadiran para pimpinan wilayah ini didukung penuh oleh jajaran Ketua RW dan RT se-Kelurahan Nun Baun Sabu, pengurus Karang Taruna, tokoh adat, tokoh agama, Kepala Puskesmas Alak beserta tenaga kesehatan, serta para pimpinan sekolah dan guru.
Kehadiran ratusan warga dan kontingen parade dari berbagai lembaga pendidikan serta kelompok Dasawisma memberikan dampak nyata bagi para pelaku usaha kecil yang berjualan di sekitar stadion.
Antusiasme pengunjung yang memadati arena membuat lapak-lapak UMKM diserbu pembeli sejak sore hari.



Tinggalkan Balasan