Untuk pembiayaan KUR, BRI mencatatkan portofolio sebagai penyalur terbesar di Nusa Tenggara Timur dengan angka penyaluran mencapai sekitar Rp2,3 triliun dari total alokasi KUR provinsi sebesar Rp2,7 triliun.
“Khusus di Kota Kupang, penyaluran KUR mencapai sekitar Rp500–600 miliar, yang sebagian besar dimanfaatkan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah,” ujar Pimpinan Cabang BRI Kupang, Terry Tambun.
Tidak hanya berfokus pada modal kerja pelaku UMKM, BRI juga memperluas kontribusi sosial pada sektor pemukiman melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau hampir 3.000 debitur aktif di Kota Kupang dengan total nilai pembiayaan mencapai sekitar Rp500 miliar. (agn)



Tinggalkan Balasan