“Kami masyarakat Nun Baun Sabu untuk terus menjaga budaya, membangun persatuan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” puji pembawa acara saat mengarahkan seluruh hadirin untuk berdiri dalam sesi pembukaan.
Usai pernyataan komitmen tersebut, seluruh tamu undangan, tokoh masyarakat, dan warga yang hadir menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara khidmat sebelum parade kontingen dilepas secara resmi.
Plh. Lurah Nun Baun Sabu, Rongsli Aldi Foen, S.E., M.M., mengapresiasi tinggi keterlibatan aktif seluruh lapisan warga yang bahu-membahu menyukseskan perhelatan kebudayaan tahunan ini.
“Semoga kebersamaan kita dalam acara festival dan perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ini menjadi wujud nyata semangat persatuan dan keberagaman di Nusa Tenggara Timur, secara khusus di wilayah Kelurahan Nun Baun Sabu tercinta,” ujar Rongsli Aldi Foen di sela-sela kegiatan.
Semarak festival dijadwalkan berlangsung hingga beberapa hari ke depan dengan menyajikan berbagai pameran kerajinan tenun, bazar produk UMKM Dasawisma (seperti Dasawisma Mangga dan Dasawisma Jambu), serta panggung seni budaya yang melibatkan kontingen sekolah dari tingkat PAUD, SD, hingga madrasah di wilayah Kecamatan Alak. (agn)



Tinggalkan Balasan