“Festival budaya ini adalah bukti nyata komitmen dan gotong royong warga Kayu Putih dalam merawat warisan etnis Ende Lio dan Nusantara. Kami ingin memastikan keberagaman ini tidak hanya menjadi kebanggaan tradisi, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang nyata bagi UMKM di kelurahan kami. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dengan harmonis,” tegasnya.

Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Asisten II Setda Kota Kupang Ignasius Repelita Lega, Camat Oebobo Zet Batmalo, Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang Josefina M. D. Getha, serta deretan tokoh masyarakat lokal. (agn)